Wujudkan Merdeka Belajar di Masa Pandemi, Wali Kota Malang Sampaikan Komitmennya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Wujudkan Merdeka Belajar di Masa Pandemi, Wali Kota Malang Sampaikan Komitmennya
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Wujudkan Merdeka Belajar di Masa Pandemi, Wali Kota Malang Sampaikan Komitmennya

SATUKANAL.com, MALANG – Kota pendidikan adalah salah satu julukan yang melekat pada Kota Malang. Julukan ini muncul lantaran banyaknya jumlah kampus dan sekolah yang ada di wilayah Malang raya. Berbagai prestasi nasional bahkan internasional pun telah banyak diraih oleh siswa-siswi maupun mahasiswanya.

Walikota Malang, H. Sutiaji berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan dan pengembangan pendidikan berkarakter bagi para muda-mudi di Kota Malang. Komitmennya tesebut disampaikan secara langsung oleh Sutiaji pada saat menjadi keynote speaker acara webinar Pendidikan Nasional 2020.

Acara yang digelar pada Sabtu (28/11/2020) ini, mengangkat tema Merajut Kembali Pendidikan Karakter Untuk Mewujudkan Merdeka Belajar di era New Normal. Seperti yang telah kita ketahui bahwa pandemi Covid-19 yang masih belum dapat teratasi, menyebabkan seluruh sektor pembangunan di wilayah Kota Malang menjadi terhambat, tak terkecuali dalam bidang pendidikan.

Di era New Normal berbagai cara diupayakan agar proses belajar mengajar tetap dapat dilangsungkan dengan menerapkan sekolah online. Pemberlakuan sekolah online pun serentak dilakuakan dibeberapa instansi pendidikan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Baca Juga :  Atasi Kemacetan, Pemkot Malang Rencanakan Pembangunan Jembatan Tlogomas

Adanya pandemi Covid-19 ini juga menjadi salah satu tantangan bagi Pemerintah daerah guna mengupayakan proses pembelajaran agar tetap berlangsung dengan tidak melakukan pembelajaran tatap muka dan menerapkan proses pembelajaran secara daring.

Beberapa efektifitas dari pembelajaran dengan metode daring juga tak lupa disampaikan Sutiaji, yang pertama dengan melakukan evaluasi pelaksanaan metode daring sebelumnya dengan memaksimalkan peran pengawas dan konsultasi dengan tenaga psikologi. Kedua yakni peningkatan kompetisi proses pembelajaran daring bagi para tenaga pendidik.

Ketiga, dengan adanya pemenuhan fasilitas pembelajaran daring bagi sekolah, guru dan peserta didik berdasarkan skala prioritas. Dan yang terakhir, keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran online yang sangatlah penting.

Wali Kota Malang Sutiaji dalam materinya menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Malang akan terus berkomitmen untuk mewujudkan Kota yang layak anak. Hal tersebut dilakukan dengan menciptakan suatu kebijakan pembangunan dalam sektor pendidikan yang inklusif.

Sutiaji dalam pemaparan materinya juga menjelaskan bahwa, perlu adanya keseimbangan dalam proses pembangunan karakter, yang mana membangun karakter dan skill penguasaan harus dilakukan secara bersamaan. Hal tersebut bertujuan agar terciptanya generasi muda yang tak hanya berilmu namun juga berahlak.

Baca Juga :  Kolak Goblok, Kudapan Istimewa Khas Poncokusumo Malang

“Karena sebab itu pula, pada misi ke satu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018 – 2023 menjelaskan bahwa menjamis akses dan kualitas pendidikan, kesehatan dan layanan dasar lainnya bagi semua warga. sasarannya adalah tercapainya masyarakat terdidik dan berkarakter” tegasnya.

Sutiaji pada acara webinar tersebut juga menjelaskan agar nantinya seluruh tenaga pendidik dapat mengedepankan dan saling menjaga hak-hak sipil anak. Karena anak merupakan penerus generasi bangsa selanjutnya, sehingga hal tersebut berguna agar setiap anak mendapatkan haknya untuk merasakan sistem dan proses pendidikan yang baik dan layak.

Nilai minimal yang dikembangkan di setiap sekolah melalui pendidikan karakter yaitu menciptakan sikap nyaman, jujur, peduli, cerdas, dan tangguh atau kerjakeras, religius, kerjasama, kreatif, demokratis, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, pendidikan karakter nantinya menjadi bekal generasi muda untuk dapat mengatasi suatu masalah, sebagai pendidikan moral, pembuatan keputusan serta penyelesaian konflik.

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait