SATUKANAL.COM
BERITA

Wow! Di Tangan Pengrajin Ini Limbah Jam Jadi Kerajinan Unik

Satuchannel.com, Kota Batu – Manfaatkan limbah hasil reparasi jam, di tangan Bambang Sulistyo disulap menjadi kerajinan unik bernilai ekonomis.

Ahli reparasi jam asal Sisir Kota Batu ini merangkai beberapa bagian suku cadang jam menjadi sebuah miniatur Moge alias motor gede yang unik. Di kios jasa reparasi jam miliknya komplek pertokoan Pasar Batu, miniatur Moge ini di rakit menggunakan lem dan alat seadanya.

Limbah Jam Jadi Kerajinan bernilai (Dion)

Jam tangan dari berbagai merek dipreteli, kemudian di ambil beberapa komponen yang diperlukan seperti bodi jam, tali , hingga mesin jam bekas dan baterai. Di tambah kaleng bekas dan pecahan kaca , Bambang sanggup hasilkan miniatur sekitar 3 Moge keren dalam 1 sampai tiga hari tergantung tingkat kerumitan dan kesulitan pembuatan jam.

Miniatur moge dari limbah Jam (Dion)

“Awalnya iseng berhadiah, setelah saya lihat di acara TV ada yang buat miniatur dari sendi. Saya pikir kenapa saya gak coba bikin yang sama tapi dari keahlian saya reparasi jam.” Ujar generasi ketiga keluarga reparasi jam ini.

Berkat bakatnya tersebut, saat ini kerajinannya mulai dilirik beberapa peminat, kolektor dalam negeri maupun turis asing. Tujuannya beragam, mulai dari koleksi, sampai buah tangan untuk keluarga di negara asalnya.

Limbah Jam yang diolah kerajinan (Dion)

Selain mampu menghilangkan kejemuan saat pasar sepi, miniatur dari jam juga mampu datangkan untung.

“Pernah yang Datang kolektor dari Jerman Arab dan Belanda. Pernah di tawar 150 ribu sama orang Belanda katanya buat oleh oleh.” Ujar kelahiran Sisir ini.

Bambang saat mengolah limbah Jam Jadi moge (Dion)

Satu unit kerajinan Moge dari jam di jual seharga 60-150 ribu rupiah per item. Pembuatannya juga disampaikan di custom sesuai keinginan pemesannya.

“Arloji bekas di-kilokan hanya 2500 perkilo, kalau dibuat gini kan bisa lebih untung. “Ujarnya. (Dion)

Kanal Terkait