Wisata Petik Jambu Kristal Batu Jual Olahan Online - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Wisata Petik Jambu Kristal Batu Jual Olahan Online.08-2af71bba
Jambu kristal (Foto: Mandalika Naurah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Wisata Petik Jambu Kristal Batu Jual Olahan Online

Satukanal.com, Malang – Pandemi Covid-19 mengancam hampir semua sektor usaha, tak terkecuali Wisata Petik Buah jambu kristal yang berada di Dusun Banaran, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Untuk meminimalisir kerugian, pengelola mengolah buah dan memasarkan hasil panenan melalui online.

Pengelola kebun jambu kristal, Rakhmad Hardiyanto mengatakan, dibantu dengan 17 karyawan, dia membuat berbagai olahan jambu kristal sebagai trobosan baru.

Sebanyak 14 macam olahan telah ia pasarkan secara offline maupun online. Diantaranya ada Kale Chips, Rujak Shake dan Kristal Pastry, semuanya dihargai Rp 15 ribu setiap bungkus.

“Sebelum pandemi orang yang datang ke kami, sekarang untuk bertahan ya bagaimana caranya kami yang datang ke orang-orang. Jadi secara online produk kami bisa sampai ke masyarakat,” jelasnya kepada satukanal.com, Sabtu, (17/7/2021).

Baca Juga :  Tahun ini, Harga Hewan Qurban di Kediri Hanya Naik 5 Persen

Sarjana Teknik Universitas Brawijaya tersebut mengatakan, rujak shake adalah olahan yang paling ramai diminati. Cita rasa pedas dengan bahan alami membuat masyarakat tertarik. Ia bisa memproduksi 300 box dalam satu minggu.

Sampai saat ini, Hardi hanya menerima pesanan secara pre-order. Ini bertujuan agar produknya tetap segar saat diterima oleh konsumen, sesuai dengan motto usahanya yaitu organic, fresh, and dried.

Meskipun begitu, melalui pemasaran secara online, lelaki asal Batu tersebut berhasil mengirimkan dagangannya hingga ke luar kota. Seperti Surabaya, Jakarta, Bali, Banjarmasin dan masih banyak lagi. Dia percaya jika pandemi ini mengajarkan masyarakat bagaimana caranya bertahan hidup.

Hardi juga menjelaskan, dirinya mulai menanam bibit buah jambu kristal sejak tahun 2012 lalu. Dari yang awalnya hanya 60 pohon, kini berkembang menjadi kurang lebih 8 ribu pohon. Ia pun sudah dibantu oleh 37 petani guna perawatan.

Baca Juga :  Vaksinasi Perdana di Junrejo, Hanya Sediakan 300 Kuota

Dari lahan berukuran 4 ribu meter persegi, ia bisa mendapatkan 1 ton jambu sekali panen. Kelebihan yang membuat jambu kristal berbeda dari jambu lain yaitu daging buahnya tebal berwarna putih serta bijinya tidak terlalu banyak. Rasanya pun lebih gurih dari pada jenis lain. Jambu ini dihargai Rp 15 ribu setiap satu kilogramnya.

Sebelum pandemi, pengunjung perkebunan milik Hardi bisa mencapai 300 orang dalam seminggu. Mereka berasal dari berbagai kota. Pelancong bisa memetik dan memakan buah sepuasnya. Namun, sekarang tidak ada sama sekali pengunjung hadir, membuat ia kehilangan 60 persen penghasilannya.

 

Pewarta : Mandalika Naurah
Editor: Ubaidhillah 

Kanal Terkait