Wisata Kediri Belum Dibuka Resmi, Hasil Evaluasi Masih Tataran Uji Coba - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Wisata Kediri Belum Dibuka Resmi, Hasil Evaluasi Masih Tataran Uji Coba
Kanal Highlight Kanal Straight

Wisata Kediri Belum Dibuka Resmi, Hasil Evaluasi Masih Tataran Uji Coba

SATUKANAL.com, KEDIRI Hasil evaluasi uji coba pembukaan pariwisata milik pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, masih ditetapkan untuk uji coba lanjutan. Hal ini dinyatakan setelah dilakukan penilaian tim Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri, pada tiga titik uji coba pembukaan di Wisata Gunung Kelud, Sumberpodang, dan Besuki.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudi, mengungkapkan hasil evaluasi protokol kesehatan sudah layak dibuka secara resmi. Namun timbulnya berbagai aturan baru seperti larangan mudik, pihaknya masih menetapkan sebatas tataran uji coba.

Baca Juga :  Kota Malang Pecah Rekor, Sehari Makamkan 18 Jenazah Covid

“Pengunjung, pengelola wisata, pedagang kaki lima, dan sebagainya penilaian dari Satgas boleh dibuka secara resmi. Namun pertambahan berbagai larangan, maka akan terus dilaksanakan dalam tataran uji coba, belum secara resmi,” ungkap Slamet kepada satukanal.com, Senin (26/04/2021).

Dia juga menjelaskan apabila pariwisata dibuka, maka keseluruhan wisata milik Pemkab juga akan ikut serta dibuka secara resmi. Yang dikhawatirkan kemunculan klaster baru covid-19.

Untuk itu, pihaknya masih menghindari pembukaan wisata secara resmi untuk mencegah penambahan klaster baru tersebut. Dengan ini coba antisipasi dapat ditutup sewaktu-waktu di tiga titik uji coba pembukaan pariwisata milik Pemkab Kediri.

Baca Juga :  Waspada!, Klaster Baru dari Rumah Santri

“Sebenarnya dari pantauan Satgas bisa dibuka secara resmi, namun untuk menghindari secara perlahan landainya penurunan angka Covid-19, dikhawatirkan menjadi kemunculan klaster baru,” terangnya.

Uji coba pembukaan 3 titik pariwisata milik Pemkab Kediri, dilaksanakan sejak Sabtu (10/3) lalu. Setelah sekian lama penutupan lebih dari 1 tahun yang lalu, dampak dari pandemi Covid-19.

 

 

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait