Wisata di Malang Boleh di Buka Anak Kecil Dilarang Masuk, Sutiaji: Saya Belum Bisa Beri Saran - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Obyek Wisata Kota Batu Mulai Diuji Coba, Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Wajib
Suasana wisata Jatim Park 1 sebelum Pandemi Covid-19 melanda (Foto: Adinda/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Wisata di Malang Boleh di Buka Anak Kecil Dilarang Masuk, Sutiaji: Saya Belum Bisa Beri Saran

Satukanal.com, Malang – Dibukanya kembali area wisata nyatanya masih menyisakan keresahan di masyarakat, pasalnya masih ada aturan yang melarang anak dibawah usia 12 tahun untuk memasuki area wisata maupun pusat perbelanjaan. Hal ini tentunya menuai pro-kontra.

Berkaitan dengan hal tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji mengaku belum bisa memberi solusi dan saran.

“Untuk sementara ini saya belum bisa beri saran maupun solusi apapun terkait anak di bawah 12 tahun tidak bisa masuk tempat wisata,” ujar Sutiaji.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan tetap mengikuti aturan dan anjuran dari pusat.

“Kita tetap pakai PeduliLindungi dan syaratnya harus diatas 12 tahun. Tetap itu ditaati sampai pemerintah dan negara benar-benar bisa mengendalikan Covid-19,” tambahnya.

Baca Juga :  Harga Melambung, Tomat Jadi Komoditas Penyumbang Angka Inflasi Kota Malang

Fenomena virus covid-19 yang terus bermutasi dan menyerang berbagai negara pun menjadi alasan Sutiaji tetap mengikuti regulasi pusat.

“Maka kita tidak boleh serta merta abai terhadap protokol kesehatan (prokes). Dimana salah satunya adalah anak umur 12 tahun kebawah belum tervaksin harus lebih berhati-hati jika di tempat umum,” jelasnya.

Lanjutnya, berkaitan dengan capaian vaksinasi sendiri, untuk dosis pertama Kota Malang sudah hampir mencapai 100 persen.

“Insyaallah kalau dosis pertama sudah 800 ribu-an. Tapi kita masih sisa ada sekitar 45.000 untuk dosis kedua. Jadi kalau akumulatif dengan dosis kedua tentu belum 100 persen. Karena satu sisi dosis pertama sudah hampir 100 persen, sisi lain dosis kedua masih sekitar 60 persen,” tutur Sutiaji.

Baca Juga :  Pokdarwis Kampung Gribig Religi Lestarikan Tradisi Bubur Sapar

Kesadaran warga Kota Malang untuk mengikuti vaksinasi juga cukup tinggi. Sehingga pihaknya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang harus menata fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) yang melayani vaksinasi.

“Jadi fasyankes puskesmas secara reguler hari Senin sampai Jumat dilaksanakan vaksinasi di lokasi masing-masing. Kalau Sabtu dan Minggu ada serbuan vaksin,” imbuhnya.

Meski vaksinasi terus jalan, pemilik kursi N1 itu menekankan untuk tetap menaati prokes terlebih di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang miliki aturan kian ketat. “Level berapapun PPKM kita, prokes tetap yang utama,” pungkasnya.

 

Pewarta: Chosa Setya Ayu Widodo

Editor: Ubadihillah 

    Kanal Terkait