Wisata Besuki Buka Kembali, Pengunjung Perhatikan Ini - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Wisata Besuki Buka Kembali, Pengunjung Perhatikan Ini
STRAIGHT NEWS

Wisata Besuki Buka Kembali, Pengunjung Perhatikan Ini

SATUKANAL.com, Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melakukan uji coba pembukaan tiga wisata milik daerah. Salah satunya di kawasan Besuki yakni Air Terjun Irenggolo pada Sabtu 10 April 2021.

Uji coba dilakukan dengan menerapkan pengunjung wisata dan aturan protokol kesehatan (prokes) ketat, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Terdapat pula himbauan bagi pengunjung luar kota, diusahakan untuk membawa hasil tes swab Covid-19.

“Kalau untuk pengunjung luar Kediri, kami himbau jangan lupa membawa masker, handsanitizer dan menjaga jarak. Lebih aman kalau harus membawa hasil tes swab,” kata Kepala Bidang (Kabid) Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disbudpar) Kabupaten Kediri Yuli marwantoko, saat memimpin Tim Satgas Covid-19 khusus Wisata Besuki, Sabtu 10 April 2021.

Baca Juga :  Meski Sepi, Pengunjung dan Tukang Ojek Berharap Wisata Gunung Kelud Dibuka Permanen

Dia juga mengungkapkan, pembentukan Tim Satgas selain berfungsi sebagai pemberi edukasi prokes, tapi juga untuk mengurai adanya kerumunan. Dari pintu masuk wisata, sampai air terjun Irenggolo dan Dholo ada sebanyak 12 personil Tim Satgas, ditambah dari 8 personil dari Disbudpar Kabupaten Kediri.

Menurutnya pembukaan uji coba ini sangat disambut baik oleh para pelaku usaha di dalam atau di sekitar objek wisata. Sebab, hampir satu tahun lebih para pelaku usaha tidak ada aktivitas usaha.

Baca Juga :  Ratusan Pemudik Dari Kediri Menuju Malang Putar Balik

“Pelaku usaha sudah mulai tutup sejak 18 Maret 2020, setahun lebih tidak beraktivitas. Responnya bersyukur, dengan mengingatkan pengunjung seperti memakai masker,” tambahnya.

Selain wisata Besuki, uji coba pembukaan ini juga dilakukan di Gunung Kelud dan Sumberpodang. Prokes 3M, menjadi hasil evaluasi apakah nanti wisata milik daerah dibuka secara permanen (tetap).

“Kemarin dari bidang pengembangan kisaran 2 minggu di evaluasi, karena dari situ kita pertimbangkan diteruskan atau tidak,” tutupnya.

 

 

 

Pewarta: AnisFirmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait