SATUKANAL.COM
WHO Nyatakan Darurat Internasional Atas Virus Corona Wuhan
Sumber: channelnewsasia.com
BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN

WHO Nyatakan Darurat Internasional Atas Virus Corona Wuhan

SATUKANAL – The World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan darurat global atas virus corona pada Kamis (30/1/2020). Pernyataan tersebut disampaikan satu hari setelah virus mematikan yang menyebar dari Cina itu melaporkan kenaikan korban jiwa yang signifikan.

Organisasi kesehatan The United Nations (UN) yang berbasis di Geneva, pada awalnya meremehkan ancaman yang ditimbulkan oleh virus corona. Namun, kini The UN merevisi kebijakannya setelah melakukan evaluasi resiko usai perundingan masalah krisis. Pasalnya, virus tersebut kini telah menewaskan 170 orang di China.

“Kekhawatiran terbesar kami adalah potensi penyebaran virus ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah,” ujar Chief WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus usai pertemuan di Geneva.

“Kita semua harus bertindak bersama-sama sekarang untuk membatasi penyebaran lebih lanjut. Kita hanya bisa menghentikannya bersama,” lanjutnya.

Tedros mengatakan pembatasan perjalanan dan perdagangan dengan China tidak perlu untuk membendung penyebaran virus. Meskipun, virus corona telah menyebar ke lebih dari 15 negara lain di seluruh dunia.

Baca Juga :  Sehari Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Kediri Bertambah 18 Orang

Banyak negara telah mendesak warga negara mereka untuk tidak mengunjungi China. Sementara, beberapa negara juga telah melarang masuknya wisatawan dari China, khususnya Wuhan, tempat virus corona pertama muncul.

Di sisi lain, Beijing telah mengambil langkah ekstrem untuk menghentikan penyebaran virus. Termasuk secara efektif mengarantina lebih dari 50 juta orang di Wuhan, Provinsi Hubei dan sekitarnya.

Pemerintah setempat, pada Kamis kemarin melaporkan 38 kematian baru dalam 24 jam. Angka tersebut menjadi titik tertinggi dari sisi jumlah kematian sejak virus terdeteksi akhir tahun lalu.

The National Health Commission mencatat, jumlah kasus baru dikonfirmasi juga bertambah terus hingga 7.711 orang. Sedangkan sebanyak 81.000 orang lainnya sedang diobservasi untuk kemungkinan terinfeksi.

Channelnewasia.com juga melaporkan ada ribuan orang asing telah terjebak di Wuhan sejak ditutup minggu lalu. Beijing dan Shanghai aman karena banyak orang mengikuti saran untuk tinggal di dalam ruangan, atau setidaknya memakai masker saat berpergian keluar.

Baca Juga :  Empat Warga Kediri ODP Kluster Pabrik Rokok Dijemput Tim Gugus Tugas Covid-19

Beberapa negara tengah mengatur evakuasi bagi warganya yang tengah terjebak di China. Di antaranya yakni Jepang dan Amerika Serikat. Negara lain seperti Inggris, berencana mengevakuasi sekitar 200 warganya, hari ini (Jumat, 31/1/2020) setelah menerima izin yang diperlukan dari Beijing. Selain itu, Perancis, Australia dan Selandia Baru juga akan mengorganisasi operasi serupa.

WHO pun lantas mengambil tindakan. Virus corona mirip dengan pantogen the Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang juga dimulai di China dan akhirnya menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia pada 2002-2003 silam.

“Seluruh dunia perlu mengambil tindakan,” ungkap Michael Ryan, Chief the WHO Health Emergencies Programme, kepada wartawan di Geneva.

Pewarta: (Mg) Mochamad Hari Romansyah
Redaktur: N Ratri
Sumber: channelnewsasia.com

Kanal Terkait