Waspada!, Klaster Baru dari Rumah Santri - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ngeri, Klaster Baru Dari Rumah Santri
Walikota Malang, Sutiaji (Foto: Chosa Setya/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Waspada!, Klaster Baru dari Rumah Santri

Satukanal.com, Malang – Persebaran Covid-19 di Kota Malang makin ngeri saja. Teranyar, kembali muncul klaster baru dari Rumah santri yakni Pondok Pesantren (Ponpes) yang berada di Perumahan Puri Nirwana, RW 2, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Dari keterangan Wali Kota Malang Sutiaji, ada 12 dari 30 orang penghuni ponpes yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Ada 28 santri dan 2 pengasuh yang tinggal disitu. 12 dari mereka positif Covid-19, isolasi mandiri di lantai 3 Ponpes,” ungkap Sutiaji.

Saat ini kedua belas orang tersebut tengah menjalani isolasi mandiri. Ini dilakukan dengan pertimbangan status mereka sebagai OTG. Selain itu isolasi mandiri yang dilakukan dapat mempermudah petugas dalam melakukan tracing kepada santri lain.

Baca Juga :  Agar Dapur Tetap Mengepul, Seniman Bantengan Terpaksa Lego Properti Pementasan

Apalagi para santri yang belum terkonfirmasi terpapar tidak pernah keluar pondok sama sekali. Sutiaji menambahkan, selepas menerima info tersebut, pihaknya sudah melakukan penyemprotan ke wilayah setempat.

“Setelah dapat info, malam itu juga saya langsung cek dengan pak Camat dan pak Lurah. Kita semprot disinfektan disana,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, turut membenarkan hal tersebut. Setelah diketahui ada satu santri yang terjangkit, lanjut dr Husnul, swab antigen pun dilakukan pada seluruh penghuni Ponpes. Isolasi mandiri pun telah dilakukan di lantai 3 ponpes tersebut.

Baca Juga :  Penjualan Orange Cake Terpuruk di Tengah Pemberlakuan PPKM

Tracing sudah dilakukan oleh teman-teman Puskesmas Dinoyo. Memang awalnya ada satu santri yang sakit dan hasil swab positif, kemudian dia dibawa ke Jakarta oleh keluarganya,” jelas dr Husnul.

Sedangkan untuk warga sekitar Ponpes, dijelaskan pria yang pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Kota Malang itu, sudah dilakukan lokalisir.

“Untuk warga sudah dilokalisir kemudian Puskesmas juga masih melakukan beberapa tracing lanjutan, tapi di kalangan santri saja. Belum ada pemeriksaan bagi warga sekitar, karena informasinya para penghuni Ponpes tidak pernah kemana-mana. Hanya beraktifitas di dalam saja,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait