SATUKANAL.COM
Virus Corona
Guncoro sedang mencetak gula rempah dengan cetakan kayu. (Foto: Isnatul Chasanah)
BERITA HIGHLIGHT RISET

Warga Kediri Produksi Gula Rempah, Dipercaya Bisa Tangkal Corona

SATUKANAL, KEDIRI – Virus corona masih menjadi topik pembicaraan terhangat di banyak negara, termasuk Indonesia. Terbaru, Presiden Joko Widodo mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat positif terinfeksi virus asal Wuhan, Tiongkok ini.

Meski disebut-sebut belum ada obatnya, namun Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengatakan virus yang masih bersaudara dengan MERS dan SARS tersebut bisa ditanggulangi dengan obat herbal yang mengandung curcumin.

Curcumin yang dimaksud, yakni jahe, temulawak, sereh, dan kunyit. Orang Jawa biasa menyebutnya empon-empon.

Di Kabupaten Kediri, salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) kecipratan rezeki berkat temuan ini.

Ialah UMKM Gula Jawa Nira Sari. Usaha yang ditekuni pasangan Guncoro dan Sri Wahyuni ini memang beda.

Gula jawa yang diproduksinya bukan gula jawa biasa. Sebab, Gun dan Sri mencampurkan rempah-rempah ke dalam produk yang dibuatnya sendiri itu. Membuka usaha gula jawa sejak 2014, Sri mulai berinovasi dengan mencampurkan jahe ke gula jawa buatannya sekitar setahun lalu.

“Karena tiap tahun ikut pameran UMKM dan pekan budaya selalu bawa gula jawa ini, saya ingin mencetuskan hal baru, buatlah inovasi rasa jahe,” kata Sri.

Baca Juga :  Bertambah 7, Jumlah Pasien Positiv Covid Tulungagung Tembus 30 Orang

Ternyata, inovasinya menarik perhatian. Rumah sekaligus tempat produksinya di Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri didatangi media. “Diliput, sejak itu (isu virus corona) berkembang. Pesanan merambah luar pulau,” katanya.

Suatu kali, Guncoro dan Sri mengikuti pameran di Surabaya. Salah seorang pembeli, ternyata melakukan riset pada gula jawa buatannya. Gun dan Sri pun ditunjukkan hasil riset gula jahe yang dibuatnya.

“Ternyata ahli ketahanan pangan, melakukan riset ke gula kami. Setelah riset, pembeli itu minta dikirim gula yang masih ori. Lalu kami ditunjukkan hasil risetnya, karena mereka mau buat sirup dari gula itu,” kisah Sri.

Sejak ramai-ramai virus corona, imbuh Sri, pembeli yang meneliti produk Sri tersebut kembali memesan. Kali ini, ia meminta tambahan komposisi kunyit dan temulawak pada gula jawa buatan Sri.

“Baru saya lihat di televisi, ada profesor menjelaskan rempah curcumin untuk penanggulangan virus corona, lah saya lihat-lihat itu kandungannya ada semua di gula yang saya buat,” terang Sri.

Memang, Sri mencampurkan bahan-bahan yang mengandung curcumin pada gulanya. Antara lain, kapulaga, jahe, cengkeh, serai, pandan, kayu manis, kunyit, dan temulawak. Proses pembuatannya yang alami dari gula tebu pilihan menjadikan gula jawa Nira Sari memiliki rasa yang khas.

Baca Juga :  Sehari Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Kediri Bertambah 18 Orang

Saat Satukanal.com mencicipi minuman yang disuguhkan Sri dari gula jawa tersebut, rasa rempah yang kuat langsung merambat hangat di kerongkongan. Aroma rempah tersebut pun khas.

Gula ini dapat diaplikasikan dengan minuman apapun. Paling sederhana, bisa diseduh dengan air hangat. “Dengan teh juga bisa. Diseduh dengan kopi juga enak,” imbuh Guncoro.

Tak perlu merogoh kocek dalam untuk membeli gula jawa yang bisa menangkal virus corona ini. Per kilo, harganya hanya Rp 35 ribu. Kemasan lain, harganya hanya Rp 15 ribu per kotak, isi 8 batok kecil gula merah.

Dalam sebulan, Gun dan Sri menerima pesanan gula jawa original hingga 3,5 ton. Sementara, gula jahe sekira 20 kilogram. “Kalau yang ada kandungan temulawak dan kunyit, baru ya, karena baru kami buat,” ujar Sri.

Selain murah, gula rempah ini juga mudah didapatkan, dan sangat bermanfaat. Gula rempah ini juga dipasarkan di akun Instagram @gulajawa.nirasari. Tak ada salahnya mengonsumsi gula rempah untuk menjaga kesehatan, bukan?

Pewarta: Isnatul Chasanah

Redaktur: N Ratri

    Kanal Terkait