Warga Kampung Dalem, Pendonor Plasma Konvalesen Pertama Penyembuhan Pasien Covid-19 di Kota Kediri - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Plasma Konvalesen Kediri
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Warga Kampung Dalem, Pendonor Plasma Konvalesen Pertama Penyembuhan Pasien Covid-19 di Kota Kediri

SATUKANAL.com, KEDIRI – Terapi plasma konvalesen menjadi harapan baru dalam pengobatan pasien Covid-19. Dari jumlah 60 penyintas Covid-19, hanya satu yang memenuhi syarat donor plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri.

Pendonor tersebut bernama Heru Sutapa, warga Kampung Dalem Kota Kediri, yang sebelumnya terpapar dan telah dinyatakan sembuh dari Virus Covid-19. Tahapan yang dilalui menjadi seorang pendonor plasma konvalesen, bermula dari niatan donor setelah dinyatakan sembuh.

“Saya dinyatakan positif Covid-19 pada 23 Desember 2020 lalu. Dan dinyatakan sembuh pada 4 Januari lalu. Pada saat sakit saya berjanji jika sembuh akan melakukan donor plasma,” ungkap Heru, yang juga sebagai pengajar Dosen di Uniska Kediri.

Baca Juga :  McDonald's di Kediri Mall Ditutup Polisi

Menurut Heru, salah satu keberhasilan dalam penyembuhan Covid-19 adalah menjaga tingkat stres. Pasalnya ketika orang dinyatakan positif Covid-19, pasien akan merasa stres. Hal itu akan membuat pasien malas makan dan lain sebagainya.

Sebelumnya, Kepala Unit Tranfusi Darah PMI Kota Kediri, dr. Ira Widyastuti mengungkapkan kesulitan untuk mengupayakan pendonor plasma konvalesen. Ditemukan satu pendonor plasma konvalesen ini setelah pihak PMI Kota Kediri melakukan serangkaian seleksi.

Baca Juga :  CJH Batal Berangkat, Pedagang Perlengkapan Haji Merugi Puluhan Juta

Kemudian pihaknya melakukan serangkaian tes kepada calon pendonor plasma konvalesen. Petugas juga melakukan pengecekan dan wawancara. Apakah pendonor memenuhi syarat seperti jenis kelamin laki-laki, usia 18-60 tahun, berat badan hingga tekanan darah tinggi.

“Sejak September 2020 hingga Januari 2021 ada 50 penyitas yang mendaftar sebagai pendonor plasma konvalesen, namun dari 60 baru dua yang memenuhi syarat. Satu warga Kediri, satunya warga Tulungagung. Untuk warga Tulungagung belum bisa kita hubungi kembali,” pungkas dr. Ira.

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait