Walikota Sutiaji Minta Semua Berproses Bersama Wujudkan Malang Jadi Smart City - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Walikota Sutiaji Minta Semua Berproses Bersama Wujudkan Malang Jadi Smart City
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Walikota Sutiaji Minta Semua Berproses Bersama Wujudkan Malang Jadi Smart City

Satukanal.com, Malang – Pada acara Forum Perangkat Daerah / Lintas Perangkat Daerah Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang. Pemerintah Kota Malang terus berupaya untuk mewujudkan Kota Malang sebagai kota pintar (smart city).

Konsep smart city di Kota Malang sendiri telah dicanangkan sejak tahun 2014. Konsep tersebut dirasa mampu menciptakan kualitas hidup masyarakat yang semakin meningkat. Karena adanya sistem yang efisien dan terintegrasi.

Pada acara tersebut Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan bahwa, dalam mewujudkan komitmen akan smart city, maka baik pemerintah maupun masyarakat harus saling berporses bersama.

“Yang kita bangun adalah kebersamaan. Maka satu, harus ada kekuatan dari kita, yang kedua harus ada kesadaran masyarakat akan itu. Ketiga harus ada kesepahaman bahwa memang ini butuh proses, tidak bisa tiba-tiba,” Ujarnya.

Walikota Sutiaji juga menyampaikan, dirinya ingin menerapkan konsep smart city di berbagai lini kehidupan masyarakat. “Saya ambil smart city pada smart government, smart government itu secara otomatis masuk ke smart-smart yang lain. Smart living, smart information, smart economy. Yang kita kuatkan saat ini juga smart economy-nya karena pasar kita sudah pasar global,” Ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Malang Tunggu Instruksi Pusat Jelang Uji Coba KBM Tatap Muka

Dalam mewujudkan Kota Malang sebagai smart city, peran masyarakat dan pemerintah harus seimbang. “Maka harus dilakukan infrastruktur, IT harus juga masuk. Kalo kita menuntut smart city, maka infrastruktur smart city harus dibangun,” Ungkapnya.

Dalam kegiatan yang digelar di Atria Hotel Malang tersebut, nampak hadir Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang, Erik Setyo Santoso.

Selain itu, pada acara Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Penyusunan Renja Diskominfo Kota Malang 2022, juga akan merencanakan pelatihan Influencer untuk kanal Youtuber dan TikTok kepada seluruh warga Kota Malang.

“Disini bagian dari adaptif smart city. Tahap awal orang belum kepikiran ini yang namanya pelatihan YouTubers atau influencer, Anggaran kita yang teralokasi sekitar Rp150 juta, untuk pelatihan YouTuber dan TikTok di 2021″ Ujar Plt Kepala Diskominfo Kota Malang, Erik Setyo Santoso.

Baca Juga :  Kota Malang Targetkan Smart City Terwujud di Seluruh Aspek Pada 2022

Dalam program smart city ini, semuanya bakal berbasis elektronik (E-Goverment). Nantinya seluruh program perangkat daerah bakal terintegrasi dalam satu perangkat (aplikasi). “Aplikasi-aplikasi itu kan tidak stand alone (berdiri sendiri) di masing-masing perangkat daerah. Tetapi masing-masing aplikasi perangkat daerah itu semuanya bisa saling terkomunikasi dan terintegrasi,” Ujarnya.

Melalui E-Goverment atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pihak Diskominfo ingin sasaran program smart city tersebut juga bisa dilakukan oleh warga Kota Malang.

Dirinya berharap melalui SPBE, warga Kota Malang bisa menjadi smart citizen. “Di sini harapannya E-Goverment atau SPBE ini ada smart citizen juga. Makanya kita berikan program free wifi yang menyasar warga Kota Malang,” ungkapnya.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait