Walikota Mojokerto Terpapar Covid-19, Begini Pesan Beliau | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Walikota Mojokerto Terpapar Covid-19, Begini Pesan Beliau.
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Walikota Mojokerto Terpapar Covid-19, Begini Pesan Beliau

SATUKANAL.com, MOJOKERTOWalikota Mojokerto Ika Puspita, biasa dengan sapaan Ning Ita positif Covid-19. Ning Ita juga mengungkapkan, bahwa angka terpapar Covid-19, hari ini semakin meningkat.

Sikap waspada dan patuh terhadap protokol kesehatan yang sebelumnya ada 3 M. Kini ada 4 M yang harus disosialisasikan, serta terus menerus digelorakan sekaligus dilaksanakan.

Poin pertama dari 4 M, yaitu :

1. Menggunakan Masker;
2. Mencucikan Tangan dengan air mengalir, menggunakan sabun atau handsanitizer;
3. Menjaga Jarak aman;
4. serta Menghindari kerumunan.

Walikota Mojokerto tampak menjelaskan kondisinya, dalam kesempatan pelaksanaan pelantikan harus dilakukan dalam jumlah yang sangat besar, karena adanya perubahan susunan organisasi baru.

Upayakan social distancing tetap di lakukan dengan membaginya pada dua tempat. Hal tersebut bertujuan agar, tetap menjaga jarak aman antara satu dengan lainnya.

Baca Juga :  Gubernur Jatim Khofifah Positif Covid-19, Begini Penuturannya

“Berdasarkan hasil Rapid test PCR atau Swab saya dinyatakan positif terpapar Covid-19. Saya tidak tahu darimana, karena kami juga sudah berupaya bagaimana menerapkan 4M. Tetapi memang dari seluruh bagian yang ada disekitar saya, di ring Pemerintah Kota sudah banyak yang terpapar Covid-19 mendahului saya.” Ungkap Ning Ita dalam Video virtualnya.

Walikota Mojokerto Ning Ita juga menambahkan bahwa kondisinya sekarang masih sehat, tidak ada gejala atau keluhan apapun. Beliau juga memastikan masih mampu mengemban amanah, dan melaksanakan tanggung jawab dalam Pemerintahan. Meskipun harus dilakukan dalam jarak jauh, diupayakan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Transaksi Pegadaian Kediri, Meningkat 20 Persen di Masa Pandemi Covid-19

Ning Ita menyampaikan bahwa, ” Saya berpesan kepada rekan-rekan media semua, untuk terus menggelorakan untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan”. Tandasnya melalui cuplikan video virtual oleh Humas Pemkot Mojokerto.

Mengingat kapasitas ruang isolasi yang ada di rusunawa, maupun di 6 rumah sakit daerah dan swasta di Kota Mojokerto sudah overload.

Beberapa tenaga kesehatan juga nampak sedang menjalani isolasi akibat terpapar Covid-19. “Mari kita bantu pemerintah, agar memudahkan tugas semuanya dengan cara taat dan disiplin terhadap protkes.” Ujarnya.

 

 

 

Pewarta: Yuni Shafera
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait