Walikota Malang Tak Larang Keberadaan Pasar Takjil, Tapi Ini Evaluasi Kedepannya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Walikota Malang Tak Larang Keberadaan Pasar Takjil, Tapi Ini Evaluasi Kedepannya

Satuchannel.com, Kota Malang – Ramainya pasar takjil saat bulan Ramadhan terus dipantau Walikota Malang, H.M. Anton atas aktivitas berdagangnya. Walaupun dinilai masyarakat mengganggu, Abah Anton tetap memperbolehkan aktivitas dagang tersebut, tanpa penarikan retribusi.

“Memang tidak ada peraturannya, tapi kami tidak melarang aktivitas dagang takjil selama bulan Ramadhan. Soal pajak pun hanya pembayaran pasang tenda dan kebersihan saja. Jadi tidak ada ditarik retribusi khusus”, ungkapnya kepada awak media.

Anton memang menyadari bahwa pedagang kerap mengganggu lalu lintas dengan berjualan di pinggir jalan. Hal ini tentu jadi bahan evaluasi Anton agar kedepannya tidak menghambat lagi, khususnya di daerah Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) yang dikenal selalu ramai.

Baca Juga :  Sanusi Ingatkan Seluruh Camat Serius Dalam PPKM Darurat

“Tahun lalu jalan Suhat ini sangat menggangu akibat pedagang takjil yang ada di dua sisi. Hal ini kami evaluasi, sehingga sekarang para pedagang hanya bisa berjualan di satu sisi. Tapi kedepannya, kalo bisa tidak ada lagi yang berjualan di bahu jalan”, beber Anton.

Sembari berproses, Pihak Pemkot Malang memang berencana agar para pedagang takjil diberikan lahan khusus untuk berjualan. Hal ini diwacanakan Anton sambil berkordinasi dengan pihak provinsi terkait pelaksanaan pasar takjil.

Baca Juga :  Kabupaten Malang Ditetapkan Level 3, Pembatasan Masyarakat Tetap Sama

Selain itu, orang nomer 1 di kota malang juga menyinggung soal tempat hiburan. Menurutnya, tempat hiburan ditutup untuk sementara waktu agar menghormati kelangsungan bulan ramadhan.

“Jadi ditutup saja selama bulan ramadhan. Hal ini pun sudah diatur dalam pedoman khusus, yaitu Perwali No.3 tahun 2017”, jelasnya. (GUM)

Kanal Terkait