Wajib Lulus UTBK - SBMPTN 2021, Jika Inginkan Kuliah Di STAN - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Wajib Lulus UTBK - SBMPTN 2021, Jika Inginkan Kuliah Di STAN
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Wajib Lulus UTBK – SBMPTN 2021, Jika Inginkan Kuliah Di STAN

SATUKANAL.com, NASIONAL– Bagi calon mahasiswa yang menginginkan kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) diharuskan untuk lolos seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Hal ini disampaikan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Budi Prasetyo selaku Ketua Pelaksana LTMPT menyatakan jika lulus dari UTBK merupakan syarat Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 termasuk perguruan tinggi STAN. Ia menjelaskan, STAN memerlukan nilai UTBK dari peserta yang lolos seleksi. Namun untuk skema yang lebih lanjut akan disusun secara lebih lanjut.

“Nilai UTBK digunakan oleh perguruan tinggi negeri untuk jalur mandiri atau sekolah kedinasan itu haknya perguruan tinggi masing-masing. Tapi yang sudah kerjasama dengan kami adalah STAN,” ungkap Budi menjelaskan.

Menurutnya, STAN akan meminta nilai Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sosial dan humaniora (Soshum) dari peserta UTBK-SBMPTN. Tes Potensi Skolastik (TPS) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk menguji kemampuan dasar peserta UTBK dalam logika dan analisis.

Dalam TPS yang akan diuji adalah Kemampuan Penalaran Umum, Kemampuan Kuantitatif, Pengetahuan dan Pemahaman Umum serta Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis. Kemampuan kuantitatif akan mencakup pengetahuan dan penguasaan matematika dasar. Pada TPS, sebagian soal disajikan dalam Bahasa Inggris.

Baca Juga :  70 Negara di Dunia Telah Terdampak Varian Baru Covid-19, WHO Himbau Tetap Waspada

Sementara itu, TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes adalah pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Budi juga mengatakan bahwa tidak semua tes di UTBK akan digunakan oleh STAN. STAN akan memilih bagian tes mana yang akan digunakan dalam menyeleksi calon mahasiswa STAN.

“Jadi dari nilai itu yang akan diambil STAN, dari nilai TPS dan TKA Soshum. STAN mempunyai wewewenang untuk mengambil bagian mana saja termasuk bobot dan seperti apa itu kewenangan STAN,” terang Budi.

Sedangkan, sebagai informasi dikatakan bahwa UTBK 2021 akan dilakukan secara dua gelombang. Gelombang yang pertama akan dilakukan di tanggal 12-18 April 2021. Dan gelombang kedua aan dialkukan di tanggal 26 April sampai 2 Mei 2021.

Baca Juga :  Mulai Tahun Ini Presiden Jokowi Akan Ganti Sertifikat Jadi Digital

Budi mengaku, bagi kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek) atau kelompok Sosial dan Humaniora (Soshum), maka tiap peserta akan dikenakan biaya UTBK sebagai syarat pendaftaran SBMPTN 2021 sebesar Rp 200 ribu. Untuk kelompok ujian campuran yakni Saintek dan Soshum, maka tiap peserta akan dikenakan biaya UTBK sebagai syarat SBMPTN 2021 sebesar Rp 300 ribu.

Terkait waktu bagi peserta UTBK kelompok ujian Saintek dan Soshum, akan berdasarkan tiga waktu, yakni WIB, WITA, dan WIT. Untuk WIB, dari pukul 06.45 sampai dengan 16.15. Waktu WITA dari pukul 07.45 sampai dengan 17.15. Sedangkan waktu WIT, dari pukul 08.45 sampai dengan 18.15.

“Waktu pelaksanaan UTBK untuk kelompok campuran, waktu WIB dari pukul 06.45 sampai dengan 13.25, waktu WITA dari 07.45 sampai dengan 14.25, dan waktu WIT dari 08.45 sampai dengan 15.25,” jelas Budi.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait