Wajah Baru Masjid Tertua Kota Mojokerto Diresmikan Langsung Gubernur Jatim Dan Walikota Mojokerto | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Masjid Mojokerto
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Wajah Baru Masjid Tertua Kota Mojokerto Diresmikan Langsung Gubernur Jatim Dan Walikota Mojokerto

SATUKANAL.com, MOJOKERTO– Masjid Agung Al Fattah Mojokerto tampil dengan wajah baru setelah dilakukan renovasi selama lima tahun. Masjid yang berkonsep timur tengah dan Majapahit ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama dengan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Masjid Agung Al Fattah merupakan tempat peribadahan tertua di Kota Mojokerto. Masjid Agung Al Fattah telah dibangun pada masa kolonial Belanda tahun 1877. Masjid ini terletak di sebalah barat Alun-alun Kota Mojokerto yaitu di Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon.

Tampilan baru Masjid Agung Al Fattah ini memakai dua kombinasi antara timur tengah dan Majapahit. Masjid ini juga tetap mempertahankan ukir-ukiran yang dipahat langsung oleh seniman dari Trowulan. “Kami sengaja tidak meninggalkan identitas majapahitnya, karena dulu pusat peradaban Kerajaan Majapahit ada di Mojokerto dan melekat erat dengan warga disini,” jelas Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasi.

Baca Juga :  Sabet Dua Penghargaan, Inovasi Pemerintah Kota Mojokerto Patut Diapresiasi

Sebelumnya, Masjid Agung Al Fattah telah mengalami pemugaran beberapa kali. Yang terbaru yaitu dilakukan pada tahun 2015 hingga awal 2020 kemarin. Sedangkan, untuk anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 40 miliar. Dengan rincian, Rp 2 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Rp 30 miliar dari anggaran hibah Pemerintah Kota Mojokerto, dan sisanya berasal dari sumbangan masyarakat.

Peresmian Masjid Agung Al Fattah dikemas dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Minggu (8/11/2020) kemarin. Menurut Ning Ita Walikota Mojokerto, Masjid Agung ini merupakan salah satu ikon Kota Mojokerto. Selain sebagai media atau sarana prasarana untuk kegiatan peribadahan.

“Keberadaan Masjid dengan usia 143 tahun ini menjadi salah satu sarana prasarana yang dibutuhkan oleh warga Mojokerto dan sekitarnya. Alhamdulillah pada proses renovasi yang cukup panjang ini, dapat terselesaikan di tahun 2020 ini serta dapat berdiri kokoh ynag sesuai dengan keinginan warga,” terangnya menambahkan.

Baca Juga :  Periksa Kesiapan Pelayanan Puskesmas Dan Rumah Sakit, Walikota Mojokerto Lakukan Inspeksi Mendadak

Sementara itu, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa peresmian Masjid Agung Al Fattah di bulan Rabiul Awal kelahiran Rasulullah SAW ini menjadi bagian karakter building.

“Jadi hadirnya masjid ini mudah-mudahan menjadi bagian penguatan terhadap karakter building. Karakter building ini merupakan bangunan yang berseiring dengan upaya membangun SDM kita tapi karakter dibangun dan akhlaknya harus dibangun,” ungkap Khofifah.

Khofifah juga berharap, masjid ini juga dapat memberikan penguatan pada sisi pengembangan kemakmuran masyarakat. Khofifah menyarankan agar kegiatan di masjid tersebut mengedepankan sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat serta kegiatan remaja masjid dapat juga dimaksimalkan pada pola-pola yang mengarah pada penguatan ekonomi bagi masyarakat umum khususnya para milenial.

 

Pewarta: Adinda A.I.U.

Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait