Wagub Emil: Pembangunan Bandara di Kediri Bisa Mulai Awal 2020 | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Emil Dardak
BERITA HIGHLIGHT

Wagub Emil: Pembangunan Bandara di Kediri Bisa Mulai Awal 2020

SATUKANAL, KEDIRI – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menyebut, upaya pembangunan infrastruktur bandara di Kabupaten Kediri tinggal menunggu proses pembebasan lahan.

Hal itu disampaikan Emil seusai menggelar seminar Nasional di Hotel Grand Surya Kediri bersama dengan 13 kepala daerah di wilayah kerja KPWBI Kediri, Senin (16/12/2019).

“Soal Bandara saat ini masih menunggu pembebasan lahan yang hampir selesai, Tata Ruang kami harap juga berjalan dengan lancar, ” Kata Emil saat dikonfirmasi Satukanal.com. Senin (16/12/2019).

Menurut Emil, Pemkab Kediri sudah menyelesaikan beberapa materi perizinan. Artinya kini hanya tinggal proses percepatan dan pematangan rencana pembangunan.

“Kami hadir juga waktu Pemkab Kediri mengadakan rapat dengan Menko Kemaritiman bersama dengan Pak Deputi Menko untuk mematangkan rencana tersebut, dan harapannya pada awal 2020 mendatang pembangunan proyek bisa dimulai,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Kediri, Lakukan Peninjauan Operasional RS Darurat Nuraini Pare

Emil juga menjelaskan, ada beberapa poin yang dibahas dalam rapat dengan Deputi Menko Kemaritiman. Di antaranya, Pemkab Kediri diharapkan segera menetapkan lokasi pembangunan bandara agar rekomendasi tata ruang segera selesai.

“Kita juga sudah menghubungi kementrian ATR untuk itu, dan diharapkan segera selesai,” katanya.

Poin selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kediri juga masih menunggu hasil pembahasan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri untuk membahas masalah perubahan tata ruang. “Untuk itu kita masih menunggu keputusan dari dewan di daerah,” tuturnya.

Menanggapi perihal kurangnya lahan bandara, Erwien Asmara Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Kediri menyebut memang masih ada kekurangan pembebasan lahan. Namun ia belum tahu pasti data pasti lahan tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Kediri, Lakukan Peninjauan Operasional RS Darurat Nuraini Pare

“Kalau itu bukan ranah kita, yang jelas masih ada kekurangan sedikit,” katanya.

Sementara itu, terkait perubahan tata ruang, ia mengatakan bahwa hingga saat ini izin dari DPRD setempat masih dalam tahap pembahasan.

“Masih dalam pembahasan, sampai kapannya saya juga tidak tahu, karena itu ranahnya dewan, tugas saya hanya membuat laporan perubahan dan sudah kita selesaikan,” katanya.

Erwin pun berharap agar perubahan RTRW tersebut segera di beri keputusan oleh dewan agar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kediri lebih maju.

“Biar cepat selesai, kalau dan jika masih ada kekurangan akan kita selesaikan,” tutupnya. (adv)

Pewarta: M Ubaidhillah

Redaktur: N Ratri

    Kanal Terkait