SATUKANAL.COM
BERITA

Wacana Penurunan Status Pulau Sempu, Profauna Angkat Bicara

Satuchannel.com, Kota Malang – Pro kontra status penurunan Pulau Sempu, disikapi banyak pihak termasuk lembaga masyarakat sipil yang bergerak di lingkungan, Profauna.

Pihak Profauna menolak penurunan status Pulau Sempu dari cagar alam menjadi suaka margasatwa karena dikhawatirkan mengancam kelestarian alam liar di dalamnya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Profauna, Rosek Nursahid, dimana pihaknya menyebut penurunan status menjadi langkah mundur konservasi alam di Indonesia.

Ketua Profauna, Rosek Nursahid saat pemaparan ke media (Istimewa)

“Tekanan yang terjadi di Pulau Sempu tidak bisa menjadi pembenaran agar cagar alam ini diturunkan statusnya, justru seharusnya harus ditingkatkan perlindungannya,” ujar Rosek saat rilis dihadapan awak media, Rabu (6/9).

Ia menyebut Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup tak boleh menyerah terhadap tekanan Cagar Alam pulau Sempu.

” Ekosistem di Pulau Sempu sangat lengkap, ada ekosistem hutan bakau, hutan, pantai, hutan hujan dataran rendah, dan danau, sehingga ini menjadi miniatur yang bagus untuk belajar tentang alam,” kata pria yang melakukan pengamatan satwa liar di Sempu sejak tahun 1994.

Sesuai dengan status, Pulau Sempu merupakan cagar alam sesuai UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, ditegaskan
bahwa kegiatan yang diperbolehkan di cagar alam adalah kegiatan penelitian, ilmu pengetahuan dan pendidikan.

“Namun faktanya, Pulau Sempu itu juga menjadi obyek wisata alam yang cukup ramai, mungkin ini menjadi alasan pihak-pihak yang mengusulkan. Agar status cagar alamnya diturunkan. Ini sebuah sebuah solusi pintas dan
gegabah,” tegas Rosek.

Menurutnya, wacana penurunan status Cagar Alam Pulau Sempu bukanlah yang pertama terjadi. Sebelumnya, beberapa tahun yang lalu juga muncul wacana
menjadikan cagar alam Pulau Sempu sebagai lokasi penjara.

“Profauna juga menolak tindakan provokasi atau intimidasi ke masyarakat agar mendukung penurunan status cagar alam Pulau Sempu,” tegas Rosek. (Ars)

 

Kanal Terkait