Viral Vidio Hiu Gigit Kabel Internet di Bawah Laut, Ini Kata Telkom - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Viral, Video Kabel Telkomsel dan Indihome Digigit Hiu di Dasar Laut. Bagaimana Kebenarannya?
BERITA Kanal Highlight Kanal Viral

Viral Vidio Hiu Gigit Kabel Internet di Bawah Laut, Ini Kata Telkom

Satukanal.com, Nasional – Baru-baru ini sebuah video yang memperlihatkan seekor hiu menggigit kabel bawah laut viral di media sosial. Dari vidio itu pula diduga yang menyebabkan jaringan internet Telkomsel dan Indihome terganggu.

Klaim tersebut disampaikan melalui video yang diunggah salah satu akun di Tiktok pada Senin (20/09/2021). Dalam video berdurasi 29 detik ini, tampak seekor hiu menggigit sebuah kabel bawah laut milik TelkomGroup.

Sejumlah warganet pun memberikan komentar terkait hal ini. Salah satunya ialah akun TikTok @dinda_ajaaa/ John Voster, yang memperoleh 184.2k loves, 6.505 komentar, dan 16.3k akun membagikan ulang videonya, dalam 21 jam penayangan.

Begitu juga @ipunks_ / M Irfan7800, yang menulis narasi bahwa penyebab gangguan jaringan Telkomsel dan Indihome ada di laut Batam kedalaman 20 meter. “Penyebab Gangguan Indihome&Telkomsel Sudah Diketahui, di Laut Batam Kedalaman 20 Meter,” tulis akun tersebut.

Diketahui, hingga Rabu (22/09/2021), video tersebut telah diputar sebanyak 4,5 juta kali, mendapatkan 200 ribu likes dan dikomentari oleh 7.587 pengguna.

Lantas, apakah video yang viral tersebut benar keberadaannya? Sehingga banyaak warganet yang menganggap bahwa apa yang tampak di video menjadi alasan touble-nya jaringan Indihome dan Telkomsel. Berikut penjelasannya:

Baca Juga :  Denda Rp 250 Ribu Bagi Pengendara yang Tak Punya Kotak P3K di Mobil

Penjelasan dari Pihak Telkom

Faktanya, kabel yang digigit hiu dalam video yang beredar bukanlah milik Telkomsel. Hal ini disampaikan oleh SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza.

Ia mengatakan bahwa video yang memperlihatkan seekor hiu diklaim menggigit kabel bawah laut milik Telkom Group itu hoaks. “Dapat kami sampaikan bahwa video tersebut adalah hoaks,” kata Reza, dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/9/2021).

Dilansir dari The Guardian, yang telah mengabarkan sebelumnya bahwa kabel yang digigit hiu dalam video tersebut merupakan milik Google, yang diketahui menyebabkan pendanaan besar-besaran perusahaan besar tersebut. Para pakar berspekulasi, hiu tertarik pada medan magnet yang diciptakan oleh tegangan tinggi yang dibawa melalui kabel, yang menyerupai yang dibuat oleh ikan.

Pihak Indihome pun telah membuat keterangan terkait gangguan jaringan ini. Namun, pihaknya tak menyebut bahwa gigitan ikan hiu di kabel dalam laut adalah penyebabnya.

“Hingga saat ini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) masih mengupayakan percepatan pemulihan layanan di wilayah yang mengalami gangguan pada Minggu malam (19/9) gangguan pada sistem komunikasi kabel laut Jawa, Sumatera dan Kalimantan ruas Batam – Pontianak.” tulis akun Twitter @ IndiHome.

Baca Juga :  Parfum Bisa Kadaluwarsa, Ketahui Tanda-tandanya

Ahmad Reza selaku SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom megimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai dan menyebarkan informasi hoaks yang berpotensi merugikan banyak pihak dan dapat berdampak proses hukum. “Telkom akan menyampaikan perkembangan perbaikan layanan melalui penyataaan resmi secara berkala,” ujarnya.

Penyebab Gangguan

Seperti yang diketahui bahwa gangguan jaringan internet Indihome dan Telkomsel dikeluhkan sejak Minggu (19/9/2021) sore.Bahkan, pada Senin (20/9/2021) pagi, keluhan gangguan jaringan Indihome dan Telkomsel masih terjadi dan diungkapkan pada pengguna media sosial Twitter.

Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, mengatakan, gangguan teridentifikasi berasal dari titik sekitar 1,5 km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut. Sebelumnya juga disebutkan terjadi gangguan pada sistem komunikasi kabel laut Jasuka (Jawa, Sumatera, dan Kalimantan) ruas Batam-Pontianak.

Terkait hal tersebut, Pujo menyampaikan bahwa pihaknya sedang berupaya melakukan perbaikan sehingga jaringan bisa normal dan berfungsi kembali. “Kami segera mempersiapkan upaya perbaikan agar secepatnya infrastruktur tersebut dapat segera berfungsi normal,” katanya pada (20/09/2021)

 

Pewarta : Adinda
Editor: Ubaidhillah 

Kanal Terkait