Viral Matahari Terbit dari Utara! Bukan Tanda Kiamat Melainkan Fenomena Lumrah - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
ilustrasi matahari terbit (Foto: pixabay/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Viral

Viral Matahari Terbit dari Utara! Bukan Tanda Kiamat Melainkan Fenomena Lumrah

Satukanal.com, Nasional – Video matahari terbit dari utara di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan viral di media sosial. Video amatir tersebut direkam oleh salah seorang guru di Madrasah Aliyah Negri Binanamu Jeneponto pada Kamis (17/06/2021).

Si guru menyebut, saat itu belum juga pukul delapan pagi waktu setempat dan apa yang disaksikan belum pernah terjadi sebelumnya. Guru itu juga menunjukkan posisi matahari tak berada sesuai patokan arah timur di lingkungan sekolahnya yang berupa bangunan masjid.

“Sesuatu yang aneh telah terjadi dimana posisi matahari terbit di sebelah utara,” katanya pada video tersebut.

Dalam video amatir yang berdurasi 3 menit 22 detik ini, terdengar jelas suara sang guru menyebut bahwa fenomena yang sedang terjadi merupakan sebuah peringatan akan tanda-tanda kiamat.

“Dengan situasi ini merupakan satu isyarat satu waktu nanti matahari akan terbit dari sebelah barat,” kata pria itu.

Baca Juga :  Mayoritas Mata Uang Kripto Kompak Menghijau


Atas rekaman video tersebut, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antarksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin menyatakan bahwa, fenomena tersebut sebenarnya merupakan hal yang wajar. Menurutnya, tidak ada yang aneh dengan matahari tak terbit dari timur pada saat sekarang.

Thomas menunjukkan, jika pergerakan posisi matahari terjadi akibat kemiringan sumbu rotasi Bumi. Seperti pada bulan Juni, ia menjelaskan posisi matahari berada di belahan bumi utara. “Terbitnya, bukan di titik timur, tetapi bergeser mendekati timur laut,” katanya, dkutip dari tempo.com pada Jum’at (18/06/2021).

Ia juga menerangkan bahwasanya titik terbit matahari tepat di timur dan terbenam tepat di barat hanya akan terjadi pada Maret dan September. Ketika itu terjadi, maka posisi semu matahari memang tepat berada di atas khatulistiwa atau relatif tegak lurus di atas wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Kepahlawanan Novilia, Peneliti Vaksin yang Gugur dalam Perang Melawan Covid-19

“Pada Desember, titik terbit matahari nanti akan dekat titik tenggara, tengah hari pada arah selatan dan terbenam dekat titik barat daya,” ucapnya.

Sementara itu, prakirawan BMKG wilayah IV Makassar, Agusmin H juga membenarkan kejadian tersebut dan menyangkal pendapat sang guru di video. Ia berpendapat jika fenomena tersebut adalah hal yang lumrah terjadi.

“Itu yang menyebabkan perubahan cuaca yakni adanya musim panas dan dingin,” jelasnya dikutip dari kompas.com pada Jum’at (18/06/2021).

Menurutnya, fenomena matahari terbit dari utara disebut gerakan semu matahari (GSM). Dimana posisi bumi miring sekitar 23 derajat. Dan rotasi bumi mengelilingi matahari yang tidak tegak lurus membuat belahan utara banyak menerima sinar matahari. “Sebaiknya terjadi di bumi selatan,” ucapnya.

 

 

Penulis : Adinda
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait