Viral! Hujan Guyur Satu Mobil di Cikarang, Ini Penjelasan BMKG - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Viral! Hujan Guyur Satu Mobil di Cikarang, Ini Penjelasan BMKG
Hujan guyur satu mobil di Cikarang (Foto: TikTok @Uryanriana)
BERITA Kanal Highlight Kanal Viral

Viral! Hujan Guyur Satu Mobil di Cikarang, Ini Penjelasan BMKG

Satukanal.com, Nasional – Baru-baru ini media sosial tengah dihebohkan akan fenomena alam yang tak biasa. Pasalnya, pada sebuah video yang di unggah oleh akun TikTok @Uryanriana memperlihatkan hanya ada sebuah mobil diguyur air hujan di tengah puluhan mobil lainnya yang di parkir.

Video yang berdurasi 37 detik ini juga memperlihatkan mobil-mobil lain yang terparkir di parkiran hotel, Cikarang, Jawa Barat tampak sama sekali tak diguyur air hujan. Uryan pun juga mengabadikan momen tersebut dari dekat, terlihat wajahnya sama sekali tak dibasahi air hujan.

Tangkapan layar video @Uryanriana yang diunggah di media sosial (Foto: Satukanal.com)

Setelah viralnya postingan tersebut, Peneliti Meteorologi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Deni Septiadi, mengatakan bahwa fenomena ini unik dan sulit untuk terjadi.

Baca Juga :  Grup K-POP BTS Berkolaborasi dengan Among Us!

“Sulit sekali ketika air yang keluar dari awan tersebut terkonsentrasi hanya dalam radius di bawah 100 meter apalagi hanya di atas mobil tertentu,” terang Deni dikutip dari cnnindonesia.

Menurut Deni, hujan paling kecil dan matang (mature) jenis single cell bentangnya bisa mencapai sekitar satu kilometer. Sementara proses hujan itu sendiri terjadi setelah aliran udara dari atas ke bawah (down draft) lebih dominan dari aliran udara ke atas (up draft).

Proses aliran tersebut secara fisis ketika ke bawah dan keluar dari sistem awan akan membawa sejumlah partikel presipitasi dalam hal ini kita kenal sebagai hujan. Di luar sistem awan akan mengalami penguapan dan terdispersi akibat aliran angin di bawah awan.

Baca Juga :  Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Ditargetkan Beroperasi Pada 2049

Hampir kebanyakan awan pada periode menjelang puncak musim hujan pasti bergerombol atau disebut multi cell. Ia menegaskan bahwa secara ilmu, awan hujan baik yang multi cell atau pun single cell sangat sulit turun dengan radius kecil apalagi secara spesifik hanya mengguyur satu unit mobil seperti pada video viral tersebut.

BMKG juga menjelaskan soal peristiwa hujan yang hanya mengguyur satu mobil. Kondisi tersebut hanya terjadi dalam waktu singkat. Kondisi hujan sangat lokal itu sebagai fenomena yang biasa terjadi. Namun BMKG menyatakan perlu ada kajian khusus terkait peristiwa tersebut, salah satu unsurnya ialah video yang utuh.

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait