Vaksinasi Covid-19 Akan Tetap Digelar Saat Bulan Ramadhan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Vaksinasi Covid-19 Akan Tetap Digelar Saat Bulan Ramadhan
STRAIGHT NEWS

Vaksinasi Covid-19 Akan Tetap Digelar Saat Bulan Ramadhan

SATUKANAL.com, NASIONAL– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan vaksinasi Covid-19 tetap diselenggarakan selama bulan Ramadhan dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Itu demi mencegah penularann Covid-19, maka vaksinasi akan dilakukan pada bulan Ramadhan. Nantinya vaksinasi Covid-19 akan dilakukan dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia tarmizi dalam telekonferesi, Minggu (4/04/2021).

Lebih lanjut, menurut Nadia,  sesuai  dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 disebutkan bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa dan diperbolehkan bagi umat Islam yang berpuasa.

MUI, ujarnya, bahkan telah merekomendasikan agar program  vaksinasi tidak dihentikan. Vaksinasi harus tetap dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Sebab, program tersebut dilakukan untuk menekan penularan virus itu di masyarakat.

“Fatwa tersebut direkomendasikan MUI agar pemerintah dapat melakukan vaksinasi di bulan Ramadhan demi mencegah penularan Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga :  Juli 2021, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Mulai Berlangsung

Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi, nantinya bisa dilakukan siang hari baik untuk kalangan muslim yang berpuasa maupun non muslim. Ia mengatakan bahwa puasa memberika manfaat untuk kesehatan atau detoksifikasi.

“Saya yakin walaupun dalam kondisi berpuasa, kondisi tubuh kita tidak berpengaruh terhadap vaksinasi,” ujarnya.

Nadia juga menyebutkan, jika tidak ada persiapan khusus dari pemerintah untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di bulan Ramadhan. Meski begitu, ia menyampaikan agar para calon penerima vaksin beristirahat cukup serta melakukan sahur dengan makan-makanan bergizi yang seimbang.

“Untuk vaksinasinya sendiri, kita tetap lakukan di pagi hari sampai sore. Mungkin dapat juga dilakukan malam hari atau bisa juga dilakukan di masjid pada malam hari, asal tidak mengganggu ibadah di bulan Ramadhan,” pungkasnya.

Ia mengatakan, sejak Februari lalu, tren penurunan kasus Covid-19 telah terjadi di Indonesia. Jumlah kasus aktif selalu di bawah 120 ribu perharinya. Tren kematian juga cenderung menurun. “Penurunan itu merupakan hasil upaya kerja keras kita semua,” ungkapnya.

Baca Juga :  Catat! Ini 4 Sekolah Kedinasan Untuk SMK Yang Dibiayai Pemerintah

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan akan memberikan vaksin bagi 181,5 juta masyarakat Indonesia. Cakupan itu membentuk kekebalan kelompok atau herd imunity. Vaksinasi pun terus dilakukan kepada para lansia sekarang ini, lantaran kelompok ini paling rentan tertular virus Covid-19.

Sebagai informasi, hingga saat ini cakupaan dosis pertama di Indonesia sudah mencapai 21,33 persen  dari target 40 juta sasaran pada vaksinasi tahap satu dan tahap dua, lanjut Nadia. “Setidaknya sekitar 8 juta orang telah mendapatkan vaksinasi. Angka tersebut lebih baik daripada negara-negara di kawasan Eropa. Menurut WHO, cakupan tiap negara di Eropa kurang dari 10 persen,” terangnya.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait