Vaksin Sinovac Disetujui Untuk Lansia, Dinkes Kota Kediri Tunggu Juknis - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Vaksin Sinovac Disetujui Untuk Lansia, Dinkes Kota Kediri Tunggu Juknis
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Vaksin Sinovac Disetujui Untuk Lansia, Dinkes Kota Kediri Tunggu Juknis

SATUKANAL.com, KEDIRI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kementerian Kesehatan, terkait penerapan vaksinasi untuk Lanjut Usia (Lansia) di Kota Kediri.

Diketahui penggunaan vaksin jenis Sinovac, secara resmi telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Minggu (7/2/2021), untuk kelompok usia lebih dari 59 tahun. Hasil tersebut diketahui setelah dilakukan uji klinis, tidak ditemukan efek samping yang berbahaya.

“Karena juknis belum ada, maka sementara kami masih memakai petunjuk yang sebelumnya,” Kepala Dinas Kesehatan, Fauzan Adima, Senin (8/2/2021).

Walaupun sudah dinyatakan secara resmi, penerapan vaksinasi untuk kelompok lansia masih belum bisa dilakukan. Pihaknya masih menunggu petunjuk teknis secara resmi dari Kemenkes. Termasuk pendataan Tenaga Kesehatan (Nakes), yang lebih dari usia 59 tahun.

Baca Juga :  Sertifikat Vaksin Digital, Bebas Tes Antigen dan PCR di Kota Kediri

Dirinya juga menjelaskan, Dinkes Kota Kediri masih fokus menyelesaikan vaksinasi nakes tahap pertama yang telah dimulai sejak bulan Januari lalu. Diperkirakan akan ada lanjutan vaksinasi tahap kedua mulai tanggal 10 Februari 2021.

“Paling tidak kalau juknis belum ada, tetapi vaksinnya sudah ada. Kalau pendataan dilakukan, tetapi vaksinnya belum ada, sama saja belum bisa dilakukan. Tidak menutup kemungkinan vaksin juga akan diberikan kepada nakes lansia,” jelasnya.

Baca Juga :  GP Ansor, Waspadai Ajaran Radikalisme di Kampung Inggris Pare

Vaksin Sinovac yang awalnya dikatakan tidak aman diberikan untuk lansia, atau batasan umur melebihi 59 tahun, dibenarkan oleh Fauzan. Lebih lanjut telah dilakukan penelitian uji klinis oleh PT Bio Farma, dinyatakan tidak menimbulkan efek samping dan aman.

Hingga saat ini pihaknya masih menyelesaikan vaksinasi nakes tahap pertama. Serta tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan vaksinasi untuk Lansia.

“Kalau memang sudah ada, prioritas tetap pada nakes lansia, sekarang fokus vaksinasi lanjutan untuk sutikan tahap dua dulu,” pungkas Fauzan.

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait