Usut Serius Kasus Grup Gay, Polres Malang Kota Akan Kordinasi Dengan Polda Jatim dan Polri - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Usut Serius Kasus Grup Gay, Polres Malang Kota Akan Kordinasi Dengan Polda Jatim dan Polri

Satuchannel.com, Kota Malang – Setelah pihak Universitas Brawijaya (UB) melaporkan kasus grup gay pada hari selasa (25/7), Polres Malang Kota kini bergerak mengusut kasus tersebut. Untuk mengungkap siapa admin dibalik grup bernama ‘Persatuan Gay UB Malang’ itu, pihak Polres Malang Kota akan berkoordinasi dengan jajaran tim cyber crime dari Polda Jatim.

Tak tanggung-tanggung, pihak Polres pun akan melibatkan Mabes Polri jika diperlukan untuk mengusut kasus yang mencemarkan nama baik UB ini.

“Laporan sudah kami terima. Nantinya jika memang diperlukan dalam penanganan kasus ini, kami juga akan melakukan koordinasi dengan Polda Jatim dan Mabes Polri,” ungkap Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan (26/7).

Baca Juga :  Tahun 2021 Kota Malang Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

 

Korban pencatutan foto di grup perkumpulan para Gay Universitas Brawijaya (Aris)

Ia juga menambahkan, adanya kasus ini memang menimbulkan kecemasan di kalangan masyarakat dan mahasiswa. Orang tua yang anaknya berkuliah di UB pun resah atas beredarnya kasus gay ini.

“Maka dari itu, kami sangat serius menangani hal ini. kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap siapa di balik pembuat akun itu,” tegas Hoirudin.

Dalam mencuatnya kasus grup gay ini, tak hanya pihak UB saja yang dirugikan karena tercemar nama baiknya. Salah satu pria bernama Hafid Rachmawan Priyatama pun ikut dirugikan karena foto milik dirinya terpakai tanpa izin oleh admin dari grup tersebut.

Baca Juga :  Malang Halal, Lolos Uji Sertifikasi Halal

Atas hal itu, kini Hafid bersama kuasa hukumnya, Rumah Keadilan ikut melapor ke Polres Malang Kota, rabu (26/7). Alumnus UB ini mengaku tidak kenal dengan admin grup bernama ‘Aditya Radit’ itu.

“Saya tidak tahu-menahu soal kasus gay ini. Saya baru sadar saat teman memberitahu foto milik saya dipakai oleh admin grup gay itu. Hal ini tentu merusak dan mencemar nama baik saya sebagai alumnus Brawijaya,” papar Hafid. (GUM)

Kanal Terkait