Usaha Burger Lokal, Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Usaha Brand Lokal Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Usaha Burger Lokal, Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

SATUKANAL.com, KEDIRI– Makanan instan ala Eropa ‘Burger’ masih ramai digeluti, meskipun dimasa pandemi Covid-19. Brand Burger lokal asal Mojokerto, Tebuci (The Best Burger In The City) mengaku menjadi pengusaha yang masih bertahan dibanding para pesaingnya yang gulung tikar.

Alfa Abdurrahman (29) pemilik Burger Tebuci meyakini usaha burger akan terus bertahan dalam keadaan apapun, termasuk pandemi Covid-19. Dalam waktu dekat dirinya berencana untuk melakukan ekspansi di wilayah Kediri.

Diferensiasi dan inovasi menjadi kunci agar usahanya tetap tumbuh di tengah badai pandemi Covid-19. Bahan baku, produksi, hingga pemasaran, diolah sedemikian rupa untuk mengolah daya tarik konsumennya.

“Dagingnya kita bakar, lalu diolesi bumbu spesial Tebuci. Bumbu oles handmade. Bahan dapurnya dari pasar tradisional. Ini yg membuat beda dari yang lain,” ungkap Alfa, ke Satukanal.com, Selasa (02/02/2021).

Baca Juga :  Pelajar Kediri, Suskes Kembangkan 'Daun Kelor' Menjadi Produk Coklat

Burger merupakan makanan instan yang terdiri dari lapisan irisan roti, sayur selada, daging, timun, dan tomat, disertai saus tomat merah dan mayones putih. Dirinya memakai irisan daging sapi lokal yang sangat tebal.

Untuk menu populer memakai irisan daging sapi seberat 100 gram, atau 1 ons. Lalu dengan cara memasak beda dengan yang lain, dengan cara dibakar.

“Jadi produk utamanya burger, dengan irisan daging sapi tebal yang dibakar. Spesialnya kita memakai daging asli lokal, tidak impor,” terangnya.

Hingga saat ini, Alfa mempunyai sebanyak 29 gerai di wilayah Kalimantan dan Jawa Timur. Meskipun ditengah masa pandemi Covid-19, dirinya berharap akan terus berupaya untuk menambah gerai Tebuci.

Baca Juga :  PPKM Mikro, Tekan 271 RT Berzona Kuning di Kabupaten Kediri

Inovasi lain ditengah pandemi Covid-19, dirinya memperbanyak jenis produk burger sebanyak 21 turunan. Seperti penambahan sosis, toping, perubahan bentuk, dan lain-lain. Serta penambahan menu produk baru, selama 2 bulan sekali.

Seluruh lapisan irisan produk burger dibuat sendiri oleh Alfa. Selain citra rasa yang pas, dikatakan juga menghemat ongkos produksi.

“Menu utama burger, kedua kebab, ketiga spageti. Lalu mau meluncurkan produk bernama, Those. Bentuknya roti tawar dipanggang, dalamnya diberi olesan daging dan sayuran. Lalu dibakar,” tambahnya.

Brand burger lokal Tebuci, berdiri masih berusia dua tahun, sejak 2018. Pihaknya merasa beruntung masih dapat bertahan di tengah kesulitan ekonomi pandemi Covid-19.

 

 

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait