Urai Kemacetan, Dishub Bakal Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Jembatan Kedungkandang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Urai Kemacetan, Dishub Bakal Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Jembatan Kedungkandang
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Urai Kemacetan, Dishub Bakal Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Jembatan Kedungkandang

SATUKANAL.com, MALANG– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan melakukan pelebaran jalan dan rekayasa lalu lintas di kawasan Jembatan Kedungkandang. Hal ini lantaran kemacetan yang terjadi di beberapa titik kawasan tersebut masih belum terurai dan teratasi.

Handi Priyanto selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang menyebutkan, penyebab kemacetan di kawasan jembatan Kedungkandang yakni keberadaan traffic light di daerah Jalan Ki Ageng Gribig.

“Sebelumnya,  lampu merah yang di Jalan Ki Ageng Gribig itu kan hitungannya menggunakan sensor. Itu kurang efektif karena sensornya seringkali mati,” terangnya.

Tak hanya itu, penyebab lain kemacetan kawasan itu juga akibat penumpukan pengguna jalan di jam  berangkat dan pulang kerja. Handi menjelaskan, kendaraan dari arah Jalan Muharto menuju Jembatan Kedungkandang seringkali  terjadi crossing dengan kendaraan yang melaju dari arah Jalan Raya Ki Ageng Gribig.

Baca Juga :  4.273 RT Bebas Zona Merah, PPKM Mikro Efektif Tekan Kasus Covid-19 di Kota Malang

“Sebenarnya, untuk kendaraan yang akan atau dari jembatannya tidak apa-apa dan tidak menyebabkan kemacetan. Tapi yang membuat macet itu ya yang Muharto ke Ki Ageng Gribig dan sebaliknya,” jelasnya

Untuk itu, Handi mengungkapkan bahwa pihak Dishub akan melakukan rencana rekayasan dan pelebaran jalan. Pelebaran jalan tersebut akan dilakukan  di Jalan Ki Ageng Gribig Malang. “Lebar Jalan Raya Ki Ageng Gribig itu sempit. Jadi akan kami lebarkan,” ungkapnya.

Awalnya, kawasan  itu memang hanya dua jalur. Untuk proses selanjutnya, ungkap Handi rencananya akan dibuat empat jalur. Sehingga ketika ada kendaraan yang berbelok, kendaraan lainnya bisa mengambil lajur lain atau sebelahnya.

Baca Juga :  Manghadapi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021, Pemkot Malang Gelar Workshop

Handi juga menyampaikan, selain pelebaran jalan ada rencana pemasangan titik lokasi U-Turn untuk rekayasa  lalu lintas. “Bagi  kendaraan dari arah Muharto  tidak bisa lagi langsung menuju ke jembatan langsung. Namun, harus berbelok terlebih dahulu ke arah  Jalan Raya Ki Ageng Gribig,” terangnya.

Menurut Handi, dari informasi yang diperoleh terakhir  rencana ini akan dilakukan pada ahun 2021. “Ditunggu saja, nanti  juga ada  median jalan di sana,” tambahnya. Sementara itu, rencana pelebaran jalan ini ungkap Handi, sudah termasuk dalam proyek pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik (Kemen PUPR).

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait