Upayakan Kemandirian Bagi Masyarakat Desa, Bupati Madiun Inginkan ADD Diserap Secara Maksimal - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Upayakan Kemandirian Bagi Masyarakat Desa, Bupati Madiun Inginkan ADD Diserap Secara Maksimal
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Upayakan Kemandirian Bagi Masyarakat Desa, Bupati Madiun Inginkan ADD Diserap Secara Maksimal

SATUKANAL.com, MADIUN– Bupati Madiun H. Ahmad Dawani ingin ADD (Anggaran Dana Desa) di Kabupaten Madiun digunakan untuk pemberdayaan sebagai upaya kemandirian masyarakat desa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara workshop, monitoring dan evaluasi penyalurann dan penggunaan dana desa di Kabupaten Madiun pada selasa (8/12/2020).

Dalam acara yang bertempat di Graha Eka Kapti itu hadir pula Wabup H. Hari Wuryanto, Kepala BPKP  Perwakilan Provinsi jawa Timur Aleksander  Rubi, Ka.Subauuditorat Wil BPK Perwakilan Jatim Rusdianto, Kepala KPPN madiun, Kutfi Jusmintari sekaligus sebagai narasumber. Sedangkan Kasi Perencanaan dan Anggaran Direktorat Fasilitas pengelolaan Keuangan dan Aset Desa pada kemendagri, Sandra hadir secara virtual.

Baca Juga :  Dongkrek, Kesenian Unik Penolak Bala Dari Madiun

Pada sambutan Bupati Madiun disampaikan bahwa ADD digunakan untuk membentuk desa yang kuat, demokratis dan bisa mengatur rumah tangganya sendiri di bawah NKRI. “Kemandirian sangat penting sehingga masyarakat bisa berkarya, berinovasi dan berpenghasilan tanpa harus bekerja keluar dari desa,” ungkapnya menjelaskan.

Bupati Madiun, H. Ahmad Dawani meyebutkan jika di Indonesia, Kabupaten Madiun secara prosentase menerima ADD paling besar yaitu 20 persen sehingga harus dijaga dan diamnfaatkan dengan baik.

“Terbukti, kabupaten Madiun, Pemda paling cepat di Indonesia dalam penyerapan dana desa,” jelasnya.

Baca Juga :  Dongkrek, Kesenian Unik Penolak Bala Dari Madiun

Dalam sambutannya, H. Ahmad Dawani juga menceritakan bahwa di awal masa jabatannya, ia turun langsung mengawasi penggunaan dana desa meski ada beberapa pihak yang mencibirnya. Hal itu ia lakukan untuk mendukung program yang ada di desa linier dengan kabupaten.

“Saat ini negara kita membangun dari pinggiran, kami di Kabupaten Madiun juga sungguh-sungguh ingin membangun dari desa. Makanya kalau ada perbaikan (para kepala desa) jangan buru-buru su’uzhon. Semua itu untuk kebaikan bersama,” ungkap Bupati di hadapan para camat dan Kepala Desa.

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

 

Kanal Terkait