Unpad Produksi Alat Deteksi Covid-19 CePad Yang Setara Dengan 7 Produk Tes Antigen Impor | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Unpad Produksi Alat Deteksi Covid-19 ‘CePad’ Yang Setara Dengan 7 Produk Tes Antigen Impor
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Unpad Produksi Alat Deteksi Covid-19 CePad Yang Setara Dengan 7 Produk Tes Antigen Impor

SATUKANAL.com, NASIONAL– Tim dari Pusat Riset Bioteknologi Molekular dan Bioinformatika Universitas Padjajaran (Unpad) berhasil membuat CePad yang merupakan alat tes cepat covid-19 berbasis antigen

Muhammada Yusuf selaku Koordinator Peneliti Diagnostik covid-19 mengatakan bahwa CePad setara dengan tujuh produk tes antigen impor, dikutip dari Tempo.com.  Namun dengan harga yang lebih murah dan terjangkau yaitu Rp 120 ribu per alat.

Ia menyebut jika CePad berfungsi untuk mendeteksi keberadaan antigen virus dari sampel hasil usapan (swab) pada saluran pernafasan bagian atas (nasofaring). Tes CePad ini juga diklaim memiliki limit antigen 5 nanogram per milliliter (ng/mL). Jumlah itulah yang dikatakan setara dengan tujuh produk impor tes antigen.

Baca Juga :  Pemkot Kediri Keluarkan SE Sekolah Daring di TA 2020/2021

Berdasarkan standar WHO, angka sensitivitas , spesifikasi dan akurasi angkanya harus 80 persen lebih. Dilansir dari kompas.com, CePad memiliki angka sensitivitas mencapai 82 persen, spesifitas 83 persen dan akurasinya mencapai 91,5 persen

Kelebihan lain yang dimiliki oleh CePad yaitu setiap alat (kit) tes disertai dengan barcode. Penanda ini memberikan kemudahan data pemeriksaan melalui aplikasi Portal CePad.  Selain itu, CePad juga telah memperoleh rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesalis Patologi Klinik dan Laboratorium Indonesia dan mendapat izin edar sejak 4 November 2020.

Baca Juga :  Ringankan Perekonomian Pekerja Seni dan Pelaku Usaha, Pemkot Batu Berikan BST Profesi

Sementara itu, cara kerja CePad hampir serupa dengan alat tes lainnya. Sampel swab yang telah diambil lalu diteteskan pada alat yang akan mengalir ke antibodi covid-19 yang sudah terikat dengan nanopartikel emas yang tertanam pada perangkat CePad. Apabila pada sampel terdapat virus corona, maka akan muncul dua garis pada alat uji. Jika hanya muncul satu garis artinya seseorang dinyatakan negatif terinfeksi virus.

Kini CePad sudah digunakan oleh Rumah Sakit pendidikan Unpad, Laboratorum Kesehatan Provinsi Jawa barat serta Rumah Sakit Santosa di Bandung.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait