Umrah Dibuka Lagi, Jemaah Asal Jombang Wajib Tes PCR - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Umrah Dibuka Lagi, Jemaah asal Jombang Wajib Tes PCR
M. Salim Basawad, Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jombang (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Umrah Dibuka Lagi, Jemaah Asal Jombang Wajib Tes PCR

Satukanal.com, Jombang – Pintu umrah ke tanah suci sudah dibuka untuk masyarakat Indonesia oleh Pemerintah Arah Saudi. Jemaah harus divaksin sebagai syarat keberangkatan umrah.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi secara resmi telah membuka pintu bagi jemaah asal Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci. Kementerian Agama (Kemenag) Jombang melalui M. Salim Basawad, Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jombang menyebut, jemaah umrah harus sudah divaksin sebagai syarat keberangkatan.

“Syarat wajib untuk berangkat umrah, calon jemaah umrah wajib sudah vaksin, tes swab, karantina satu minggu baik di dalam negeri maupun di luar negeri nantinya. Untuk data berapa jumlah jemaah umrah di Jombang kami serahkan ke travel jasa pemberangkatan umrah,” ucapnya pada Senin (11/10/2021).

Hal ini merupakan kabar baik bagi jemaah umrah asal Indonesia, pasalnya hampir 2 tahun ini keberangkatan tidak dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Jelang Muktamar, Ketum PBNU Sambangi Ponpes Lirboyo

Lebih lanjut, Salim menjelaskan sampai hari ini jumlah pendaftar umrah masih minim, karena banyak calon jemaah yang menarik diri untuk keberangkatan.  “Sebelum pandemi banyak yang daftar. Namun, banyak yang ditarik kembali, sekarang masih minum yang daftar belum ada seratus orang,” ungkapnya.

Sebagai informasi kepastian dibukanya kembali pemberangkatan umrah untuk jemaah asal Indonesia dipastikan diizinkan setelah keluarnya Nota Diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021.

“Kedutaan telah menerima informasi dari berbagai pihak yang berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam konferensi pers daring, Sabtu, (9/10/2021).

Retno menuturkan, komite khusus di Kerajaan Saudi Arabia saat ini sedang bekerja untuk meminimalisir segala hambatan yang menghalangi jamaah umrah Indonesia untuk melakukan ibadah umrah.

Baca Juga :  4 Wisata Kota Batu Dibuka, Pengunjung Wajib Tunjukan Bukti Vaksin

Di dalam Nota Diplomatik tersebut, Retno mengatakan, disebutkan kedua pihak, dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia. Isinya menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jemaah.

“Nota diplomatik juga menyebutkan, mempertimbangkan untuk menetapkan masa periode karantina selama 5 hari bagi para jamaah umrah yang tak memenuhi standar kesehatan yang disyaratkan,” jelas Retno.

Pemerintah sendiri akan menindaklanjuti pengumuman dari Arab Saudi ini dengan pembahasan yang lebih detail mengenai teknis pelaksanaannya. Selain koordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan, komunikasi juga dijalin dengan otoritas terkait di Arab Saudi.

 

 

Pewarta : Anggit Puji
Editor : Adinda

    Kanal Terkait