Uji Coba New Normal, Penumpang Kereta Api di Stasiun Blitar Mulai Meningkat - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Uji Coba New Normal, Penumpang Kereta Api di Stasiun Blitar Mulai Meningkat
Suasana penumpang di dalam kereta api (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Uji Coba New Normal, Penumpang Kereta Api di Stasiun Blitar Mulai Meningkat

Satukanal.com, Blitar – Jumlah penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun Blitar mulai meningkat sejak status PPKM pengendalian Covid-19 di Kota Blitar turun.

Kepala Stasiun Blitar, Suyoto mengatakan saat ini jumlah penumpang KA lokal di Stasiun Blitar rata-rata mencapai 500 orang per hari. Sedangkan jumlah penumpang KA jarak jauh di Stasiun Blitar, saat ini sekitar 110 orang per hari.

“Meskipun belum normal, namun terlihat sudah ada peningkatan penumpak di Stasiun Blitar,” ujarnya.

Suyoto menambahkan, perjalanan KA lokal Dan jarak jauh di Stasiun Blitar juga sudah mulai normal. Untuk kereta api lokal, ada KA Penataran dan KA Dhoho tujuan Blitar-Surabaya lewat Malang dan lewat Kertosono. Kereta api jarak jauh seperti KA Brantas, KA Kahuripan, dan KA Gajayana juga sudah melakukan perjalanan setiap hari.

Baca Juga :  Kapolres Blitar: Tiga Pelaku Pemerasan yang Mengaku Wartawan dan Polisi Ternyata Seorang Residivis

“Sebelumnya, KA yang jalan hanya beberapa, sekarang sudah hampir semua normal,” imbuhnya.

Sementara itu, Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan penumpang KA di wilayah Daop 7 Madiun meningkat sekitar 81 persen.

Daop 7 Madiun mencatat, pada periode 1 – 11 Oktober 2021, telah mengangkut sebanyak 43.373 penumpang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 81 persen jika dibandingkan pada periode yang sama pada September 2021, yaitu mengangkut 8.292 penumpang.

Dikatakannya, meskipun perjalanan KA jarak jauh masih belum semua berangkat setiap hari, tapi jumlah perjalanannya lebih banyak jika dibandingkan ketika PPKM masih berada di level 4.

“Beberapa KA yang awalnya hanya berangkat saat weekend, kini sudah berangkat setiap hari. Contohnya KA Brantas, Singasari, Pasundan, Wijayakusuma, Malabar, Ranggajati, dan Bangunkarta,” kata Ixfan.

Menurutnya, PT KAI tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada calon penumpang kereta api. Sesuai SE Kemenhub No 69 Tahun 2021, penumpang KA jarak jauh tetap harus menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Pelanggan juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes swab PCR maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Baca Juga :  Warga Mulai Abai Prokes, Satgas Covid Kota Blitar Kembali Gencarkan Operasi Yustisi

PT KAI juga menyediakan aplikasi PeduliLindungi untuk calon penumpang di Stasiun. Selain itu, PT KAI juga membuka layanan rapid test antigen di Stasiun.

PT KAI juga sudah menurunkan tarif rapid test antigen yang semula Rp 85.000 sekarang menjadi Rp 45.000.

“Untuk penumpang usia di bawah 12 tahun untuk sementara masih tidak diperbolehkan melakukan perjalanan menggunakan kereta api,” tutupnya.

Pewarta: Gilang Bachtiar
Editor: Ubaidhillah

Kanal Terkait