Tutup Total, PKL Alun-alun Batu Bingungkan Nasib - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tutup Total, PKL Alun-alun Batu Bingungkan Nasib
Pedagang Kaki Lima di Alun-alun Kota Batu (Foto: Wildan Agta/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Tutup Total, PKL Alun-alun Batu Bingungkan Nasib

Satukanal.com, Batu – Badai seperti tak ada habis-habisnya menerjang segala sektor masyarakat sejak pandemi Covid-19 datang. Baru-baru ini, pelaku usaha dibuat meringis oleh regulasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pasalnya, dengan adanya aturan tersebut tak sedikit dari mereka menutup total usahanya. Pedagang Kaki Lima (PKL) sekitaran Alun-alun Kota Batu contohnya. Mereka terpaksa tutup sejak 3 Juli lalu, imbas dari peraturan baru.

Tidak ada satu pun dari pedagang yang masih nekat membuka bedaknya mulai saat itu. “Libur semua, tidak ada pemasukan sama sekali. Kasihan mereka, kami bingung bagaimana nasib kami selanjutnya,” terang Ketua Shinning Batu PKL Alun-alun Batu, Puspita Herdysari, Jumat (16/07/2021).

Baca Juga :  Oksigen di Malang Mulai Langka, Pemprov Jatim Bakal Beri Bantuan

Rasa putus asa tersebut muncul bukan karena tanpa alasan. Para PKL telah melalui banyak regulasi sebelumnya. Seperti lockdown beberapa bulan lalu, penutupan area Alun-alun dan kini PPKM Darurat. Mereka harus tetap mencukupi kebutuhan keluarga, meskipun tidak bisa berjualan di tempat biasa mereka berjualan.

Walaupun berat, pedagang hanya mampu mengikuti instruksi pemerintah. Pasrah pada keadaan merupakan hal yang bisa diperbuat. Berjualan di rumah juga tidak menjadi jalan keluar. Mengenai kemungkinan perpanjangan PPKM Darurat, mereka mengaku belum mendapatkan kabar.

Baca Juga :  Agar Dapur Tetap Mengepul, Seniman Bantengan Terpaksa Lego Properti Pementasan

Menurutnya, kebanyakan PKL yang berada di sekitaran Alun-alun, mencari penghasilan di hari itu dan untuk kebutuhan hari itu juga. Lantas bagaimana jika mereka tak berjualan? Ia pun bersama rekan-rekannya masih menunggu kejelasan dari PPKM darurat tersebut.

“Kami menunggu ada kejelasan sampai kapan PPKM Darurat ini terjadi. Kondisi kami sudah sangat kekurangan. Saya berbicara untuk 460 orang yang menunggu kejelasan nasibnya,” tutupnya.

 

 

Pewarta : Wildan Agta
Editor : Adinda

Kanal Terkait