Turis China Jarang ke Malang, Sektor Pariwisata Tak Terdampak Pembatasan | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Turis China Jarang ke Malang, Sektor Pariwisata Tak Terdampak Pembatasan
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya (Foto : Sherla/satukanal)
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Turis China Jarang ke Malang, Sektor Pariwisata Tak Terdampak Pembatasan

SATUKANAL, MALANG – Pembatasan wisatawan asal China telah diberlakukan oleh beberapa negara termasuk Indonesia. Namun, pembatasan tersebut tidak berdampak pada iklim wisata di Malang.

Kebijakan itu ditempuh untuk mencegah penyebaran virus corona yang sedang merebak di dunia. Hingga saat ini, Indonesia masih dinyatakan nihil kasus corona.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara turut berkomentar atas isu virus corona di Malang.

“Dampak maraknya kasus virus corona sejauh ini belum ada, karena untuk wisatawan China di Kabupaten Malang belum banyak. Kita juga fokus mendatangkan wisatawan hanya dari wilayah Indonesia saja,” ungkapnya.

Selain itu Made juga menyampaikan bahwa Kabupaten Malang bukan merupakan destinasi wisata andalan bagi wisatawan asal China. “Biasanya wisatawan China ke Manado, Medan, Kalimantan. Kalau di Malang tidak ada,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tips Aman Berwisata Ke Pantai Saat Pandemi Covid-19

Ia juga menambahkan bahwa wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Malang banyaknya dari negara Eropa seperti Perancis, Jerman, Belanda. “Mereka (wisman) itu tujuannya ke gunung seperti Gunung Bromo tapi sekarang Bromo sedang ditutup selama satu bulan dengan alasan pelestarian alam yang berdampak berkurangnya wisatawan,” tuturnya.

Menurut Made, pariwisata di Kabupaten Malang sendiri telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Daya tarik seperti pantai serta pegunungan yang indah menjadi andalan.

Jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang sepanjang tahun 2018 sendiri mengalami peningkatan sebesar 10,27 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun 2017, Disparbud Kabupaten Malang mencatat sekitar 6.455.123 wisatawan, jumlah tersebut naik menjadi 7.172.358 wisatawan pada tahun 2018 lalu. Sedangkan tahun 2019 diperkirakan berada pada angka 7 juta wisatawan.

Baca Juga :  Tips Aman Berwisata Ke Pantai Saat Pandemi Covid-19

Meski terbilang pariwisata di Malang sedikit sepi untuk awal tahun ini, namun dinas pariwisata terus mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Malang. Ia menyebutkan bahwa destinasi wisata terus dikembangkan, salah satunya Ngajum.

Nantinya konsep wisata akan mengangkat beberapa coban atau air terjun di dekat Ngajum. “Ngajum masih proses dan di sana juga sedang ada pembangunan lapas terbuka dan kita support,” bebernya.

“Ya mungkin mereka (pihak lapas) akan membuat eko wisata yang memang lokasinya bagus. Nanti kita bisa ikut menanam dan atau perkebunan yang bisa dikerjakan bersama”, pungkasnya.

Pewarta : Sherla Naya

Redaktur: N Ratri

    Kanal Terkait