Tuntut Kepastian Hukum, Pria Ini Harap Polres Malang Kota Tegakkan Hukum - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Tuntut Kepastian Hukum, Pria Ini Harap Polres Malang Kota Tegakkan Hukum

Satuchannel.com, Kota Malang – Kepastian hukum merupakan salah satu hak yang didapatkan oleh setiap warga negara sebagaimana diatur dalam Pasal 28 D ayat (1) UUD 1945. Inilah yang mencoba dicari seseorang yang berprofesi wiraswasta bernama Pervesh (40 tahun) asal Jakarta, yang melaporkan Cahya Thamrin alias Yoyok warga Jalan Raya Candi, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang ke Polres Malang Kota pada 21 April 2016.

Sebelumnya, Pervesh melayangkan laporan ke Polres Malang Kota dengan nomor STBL/LP/587/IV/2016/JATIM/RES.MALANGKOTA terkait indikasi dugaan penggelapan dana investasi rokok merk Blitz. Meski laporan telah dimasukkan, hingga kini belum ada tindak lanjut terkait laporan yang masuk dari Polres Malang Kota. Apakah kasus investasi perusahaan rokok ini sudah menuju penyidikan dengan penetapan tersangka kepada pihak terlapor.

Baca Juga :  Sesali Tanam Kelapa Sawit, Kini Kelapa Hibrida Jadi Pilihan Petani Kabupaten Malang

“Saya cuma ingin mencari keadilan hukum di negeri ini. Sekian lama kasus ini belum ada kejelasan, apa sudah naik ke tahap penyidikan atau belum,” ungkap Pervesh saat ditemui satuchannel di salah satu kedai kopi di Jalan Bendungan Sigura – Gura, Kota Malang.

Berkas hukum kasus pelapor Pervesh (Aris)

Ia menambahkan ada beberapa bukti kuat yang seharusnya digunakan untuk menjerat terlapor. Namun oleh penyidik Polres Malang Kota tidak dijadikan barang bukti pelengkap sehingga terkesan adanya pembicaraan kasus.

“Bukti – bukti transaksi ini, beberapa tidak dilampirkan oleh penyidik. Padahal kalau melihat bukti – bukti kasus yang berjumlah 4 jilid ini seharusnya sudah cukup jelas,” tutur Pervesh sambil menunjukkan sejumlah berkas barang bukti.

Baca Juga :  Dominasi Guru, Warnai Formasi ASN Kabupaten Malang
Pervesh, pelapor mencari yang mencari keadilan di Polres Malang Kota (Aris)

Terkait kasusnya, ia juga menyatakan rencananya Selasa (1/8) ini akan dilakukan gelar perkara di Polres Malang Kota. Langkah ini merupakan hasil usaha yang ditempuhnya, setelah sebelumnya beberapa kali berkonsultasi dengan pihak Mabes Polri dan Propam Polda Jawa Timur didampingi kuasa hukumnya Hendra Heriansyah.

“Harapannya bisa segera ada kepastian hukum yang didapatkan. Supaya integritas kepolisian umumnya dan Polres Malang Kota khususnya juga terjaga,” jelas Pervesh. (Aris)

Kanal Terkait