SATUKANAL.COM
BERITA

Tragis, Berniat Bersihkan Ladang, Seorang Kakek Meninggal Terbakar

Kisah memilukan terjadi di ladang tebu Dusun Karangrejo Selatan, Desa  Purworejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Sesaat setelah membersihkan lahan perkebunan yang berada di sekitar lokasi kejadian, seorang pria dikabarkan meninggal dunia karena terbakar (24/9/2019).

Korban bernama Sukarji, warga Dusun Sidomulyo, Desa/Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Pria 65 tahun itu  terbakar saat berupaya memadamkan api sisa pembakaran rumput dan daduk (daun tebu sisa panen) yang dia bakar sendiri.

”Jenazah langsung dibawa ke rumah duka guna menjalani proses pemakaman,” terang Kasubag Humas Polres Malang AKP Ainun Djariyah.

Kisah tragis kakek yang kesehariannya bekerja sebagai seorang petani ini bermula saat korban membersihkan ladang perkebunan miliknya, Selasa (24/9/2019) pagi. Ketika itu, Sukarji tidak sendirian, melainkan dibantu keponakannya yang bernama Imam Muatim, warga Desa/Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.

Baca Juga :  WCC Dian Mutiara Lakukan Penyuluhan Penanganan Permasalahan Kekerasan Perempuan dan Anak

Menjelang siang,  sekitar pukul 11.00 WIB, Sukarji mengumpulkan sampah berupa rumput kering dan daduk yang telah dibersihkan oleh. Setelah terkumpul, korban membakar tumpukan sampah tersebut.

Namun lantaran embusan angin dan kondisi lahan sekitar yang kering karena kemarau berkepanjangan, api pembakaran sampah merembet ke ladang tebu milik Sulastri yang lokasinya berdekatan dengan ladang milik korban.

Mengetahui hal itu, Sukarji seketika berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, bukannya padam. Kebakaran justru semakin membesar.

Diduga panik, Sukarji yang sedang berupaya memadamkan api justru jatuh tersungkur ke tanah sesaat setelah kaki kirinya tersambar kobaran api. Di saat bersamaan, kobaran api seketika memanggang tubuh korban.

Mengetahui kejadian tersebut, Imam sempat berupaya menyelamatkan pamannya, namun  sia-sia. Panasnya kobaran api sudah menghanguskan tubuh renta Sukarji.

Baca Juga :  Kerjasama WCC Dian Mutiara dan Kelurahan Gadingkasri dalam Penyuluhan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Kejadian ini akhirnya dilaporkan kepada warga setempat, sebelum akhirnya dilanjutkan ke pihak kepolisian. Mendapat laporan, anggota kepolisian dari Mapolsek Donomulyo dan tim medis dari puskesmas setempat diterjunkan ke lokasi kejadian.

”Berdasarkan keterangan tim medis, petugas tidak menemukan adanya luka bekas penganiayaan di tubuh korban. Kematiannya murni karena terbakar,” jelas Ainun.

Korban yang dinyatakan tewas karena mengalami luka bakar itu, lanjut Ainun, sesuai dengan hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) dan keterangan beberapa saksi yang telah dihimpun polisi.

”Atas kejadian ini, pihak keluarga menolak jika jenazah diotopsi dan bersedia membuat surat pernyataan jika penyebab kematian korban murni karena kecelakaan akibat terbakar,” kata Ainun.

Kanal Terkait