Tolak Impor Beras, Bupati Kediri Sebut Stok Beras Berlebih Setiap Tahun - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tolak Impor Beras, Bupati Kediri Sebut Stok Beras Berlebih Setiap Tahun
Kanal Straight

Tolak Impor Beras, Bupati Kediri Sebut Stok Beras Berlebih Setiap Tahun

SATUKANAL.com, KEDIRI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri belum membutuhkan kebijakan impor 1 juta ton beras dari Pemerintah Pusat . Pasalnya, data ketersediaan beras menyatakan surplus (berlebih) di hampir setiap tahunnya.

Berdasarkan data 2020 lalu, Kabupaten Kediri mengalami surplus atau pemasukan beras lebih besar daripada pengeluaran (berkelebihan) sebanyak 49 Ton. Kelebihan ketersediaan dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan beras di tahun 2021.

“Sebenarnya kalau dibilang menolak secara keras sih tidak, tetapi saya harus mengatakan bahwa Kabupaten Kediri per hari ini tidak membutuhkan beras. Karena setiap tahun kita surplus yang cukup besar,” kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Dia juga menjelaskan dengan jumlah penduduk Kabupaten Kediri berkisar 1,6 juta penduduk yang dikalkulasikan, membutuhkan beras sebanyak 114 ribu ton. Dan hasil pertanian, disebutkan sudah cukup, bahkan mengalami surplus dari total kebutuhan beras warga Kabupaten Kediri.

Baca Juga :  Bupati Bakal Agendakan Road Show Seni Jaranan Keliling Kediri

“Sekarang, pada saat musim panen raya ini kita sudah panen di angka 39 ribu ton. Diprediksi sampai akhir bulan April nanti, kita akan panen sampai di titik 89 ribu ton. Artinya, 89 ribu ton yang akan dipanen pada akhir bulan april nanti kalau dijumlahkan dengan surplus yang ada itu (49 ton) jumlahnya sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati yang kerap disapa Mas Shiro ini juga menyoroti terkait serapan gabah di kabupaten Kediri saat ini yang dinilai masih kurang baik. Ia juga mengupayakan, gabah beras milik petani mudah diserap Bulog.

Baca Juga :  Hari Guru Nasional, GTT dan PTT di Kabupaten Kediri Dapat Insentif

“Nanti kita berencana akan sediakan tempat pengeringan hingga berikan hairdryer atau pengeringan supaya hasil gabah dapat lebih baik lagi dan pada akhirnya gabah-gabah dari petani dapat terserap,” terangnya.

Sebagai informasi, pemerintah akan membuka keran impor beras sebanyak 1 juta ton di tahun ini. Beras impor akan digunakan untuk menambah cadangan atau pemerintah menyebutnya dengan istilah iron stock atau kebijakan impor sebagai pemenuhan stok di Bulog.

 

 

 

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait