TMMD ke 112 di Mojokerto, Bupati Minta Pembangunan Non Fisik Lebih Diperhatikan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
871AAC9E-ED56-48FA-8A47-B2DD6C9407AB-bd567c0f
Pembukaan TMMD di Mojokerto (Hermawan/satukanal)
BERITA Kanal Straight

TMMD ke 112 di Mojokerto, Bupati Minta Pembangunan Non Fisik Lebih Diperhatikan

Satukanal.com, Mojokerto – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meminta pembangunan non fisik dalam program Tentara Manungggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2021 lebih diperhatikan.

Hal tersebut diungkapkan saat membuka TMMD Ke – 122 di Aula Duyung Trawas Hill, Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/9/2021).

“Disamping pembangunan fisik, saya ingin program pembangunan non fisik betul-betul lebih diperhatikan dan dimasukkan berbagai hal poin-poin terkait ketahanan masyarakat dalam hal penanganan Covid-19,” katanya.

Ikfina menjelaskan, program pembangunan TMMD ke 122 di Desa Duyung itu direncanakan berdasarkan aspirasi dari masyarakat dengan menyerap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 1,9 milyar.

“Jadi sasaran dan rencana kerja kita akomodir dan kita tetapkan kedalam rencana kerja Pemerintah Kabupaten Mojokerto tahun 2021 dengan jumlah anggaran Rp 1,8 milyar,” ungkap Bupati pertama Mojokerto itu.

Ia berharap, pembangunan fisik maupun non fisik dalam program tersebut bisa berjalan dan mendapatakan hasil yang baik.

“Dengan hasil kalau dinilai dengan rupiah bisa lebih besar dari anggaran yang telah ditetapkan. Semua itu bisa terjadi karena dilaksanakan dalam rangka TMMD Ke 112,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan, TMMD yang digelar mulai bulan ini akan menerjunkan 150 personel TNI dan 100 orang dari warga setempat.

Pandam V Brawijaya yang juga turut hadir dalam acara pembukaan tersebut, Mayjen TNI Suharyanto menyampaikan, tidak semua daerah di Jawa Timur yang melaksanakan TMMD ke 122 serentak itu karena masih kondisi pandemi Covid-19. Hanya 5 daerah yang salah satunya kabupaten Mojokerto.

“Ini masih Covid-19, sehingga dibatasi, ini dilaksanakan di 5 Kabupaten di Jawa Timur karena masih,” tandasnya usai melakukan pembukaan TMMD tersebut dengan didampingi Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Lanjut Suharyanto, sebelumnya telah dilaksanakan pra TMMD dengan program pembanguaan fisik. Antara lain, membangun jalan, musholla, dan rumah.

“Nantinya juga dilaksanakan non fisik yang bertujuan meningkatkan persaudaraan, kesetian kawanan, dan persahabatan bagi semua kalangan untuk meningkatkan hajat hidup oran banyak,” jelasnya.

 

Baca Juga :  Meski Turun Level 3, Pemkab Mojokerto Belum Beri Lampu Hijau Pelaksanaan PTM

 

Pewarta: Hermawan
Editor: Ubaidhllah 

    Kanal Terkait