Tips Sukses Tanpa Merugi dengan Al-Quran Ala Ustadz Abdullah Hadromi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Tips Sukses Tanpa Merugi dengan Al-Quran Ala Ustadz Abdullah Hadromi

Sukses tentu menjadi impian banyak orang. Tapi terkadang, ada yang masih merasa takut saat mereka hendak melangkah untuk meraih kesuksesan lantaran takut merugi. Tapi buat yang ingin sukses tanpa merugi, tips dari Ustadz Abdullah Hadromi ini sepertinya pas untuk kalian coba.

Tips sukses tanpa merugi itu dibeberkan Ustaz Abdullah Hadromi saat mengisi acara Tarkhib Ramadan 1440H dengan tema Kaum Milenial, Al-Quran Itu Keren yang berlangsung di Auditorium Rumah Singgah Lantai 4 Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Sabtu (27/4/2019) .

Ustadz kondang itu menyampaikan, untuk menjadi sukses tanpa rugi jawabannya adalah dekat dengan Al-Quran. Karena Al-Quran merupakan kitab suci yang akan selalu memuliakan siapa pun yang dekat.

“Siapapun yang dekat dengan Al-Quran pasti bahagia, pasti sukses, pasti mulia dan mendapat kebaikan dunia akhirat. Jangan pernah ragu sedikitpun,” katanya di hadapan ratusan audiens yang hadir dalam kajian tersebut.

Dia menjelaskan, orang yang membaca Al-Quran tidak akan mungkin rugi. Karena orang yang membaca Al-Quran itu sama dengan mereka yang mengharapkan perniagaan yang nggak mungkin rugi.

“Membaca satu huruf dalam Al-Quran akan mendapat 10 kemuliaan. Bayangkan, satu lembar ada berapa huruf,” imbuhnya.

Kemuliaan itu menurutnya akan lebih berlipat ganda saat bulan Ramadan. Sehingga dia mengajak untuk menargetkan setiap individu membaca Al-Quran dalam satu hari satu juz. Setelah semakin dekat, maka kemuliaan akan semakin dekat lagi.

Dia juga menyampaikan, kehidupan di bawah naungan Al-Quran adalah sebuah kenikmatan yang tidak dapat dirasakan kecuali oleh orang yang mau merasakannya. Sementara cara merasakannya adalah dengan tiga cara.

Pertama adalah kuantitas, yaitu membaca dalam jumlah banyak. “Jangan bermimpi merasakan Al-Quran kalau nggak membaca banyak. Minimal satu juz setiap hari dan bukan saat Ramadan saja,” urainya.

Menurutnya, membaca Al-Quran itu memang cukup berat. Biasanya saat membuka Al-Quran akan langsung mengantuk bukan main dan rasanya badan sakit semuanya.

“Karena di dalam tubuh kita banyak penyakitnya. Di otak dan hati banyak penyakit. Sementara Al-Quran adalah obat dan penawar. Kita baca Al-Quran itu pengobatan. Maka harus sabar. Setelah sembuh baca Al-Quran akan enak,” jelasnya.

Tips ke dua adalah kualitas yaitu memahami Al-Quran. Ke tiga intensitas, artinya sering berinteraksi dengan Al-Quran dan dekat dengan Al-Quran. Dengan itu, maka akan dapat merasakan kenikmatan Al-Quran.

“Banyak yang dulunya senang foya-foya dan setelah mengenal Al-Quran semuanya berubah,” paparnya lagi.

Lebih jauh dia menyampaikan, menjadi keluarga dan sahabat Al-Quran tidak hanya sekedar membaca atau menghafalnya saja. Tapi juga harus memahami setiap ayat yang ada di dalamnya untuk kemudian dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan begitu, lanjutnya, maka manfaat dan kenikmatan dari sebuah Al-Quran dapat dirasakan. Dia pun menyarankan agar hati setiap muslim diisi dengan Al-Quran. Karena jika dibiarkan kosong hanya akan menjadi rumah roboh.

Sebagai informasi, Tarkhib Ramadan 1440 H ini merupakan kegiatan kerjasama antara DPD Hidayatullah Malang dengan media online berjejaring terbesar di Malang Raya, Kami. Kegiatan yang dikemas secara milineial dan kekinian ini dihadiri oleh ratusan kaum milenial serta menghadirkan delapan pakar yang sangat berkompeten di bidangnya. 

Kanal Terkait