Tingwe, Tren Orang Tua Perdesaan Digandrungi Anak Muda Perkotaan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tingwe, Tren Orang Tua Perdesaan Digandrungi Anak Muda Perkotaan
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Tingwe, Tren Orang Tua Perdesaan Digandrungi Anak Muda Perkotaan

Satukanal.com, Nasional – Belakangan ini tren tingwe atau melinting tembakau mulai menjadi salah satu kegemaran yang sering dilakukan oleh anak muda di beberapa perkotaan. Dahulu, kebiasaan merokok dengan tingwe (ngelinting dewe) melinting sendiri identik dengan aktivitas yang dilakukan oleh para orang tua di perdesaan.

Banyak dari anak muda yang beralih untuk menggunakan rokok tingwe. Penggunaan rokok tingwe tersebut dilakukan guna mengatasi kenaikan harga rokok pabrik. Membeli bahan baku seperti tembakau kering, kertas papir serta cengkeh merupakan salah upaya mengatasi kenaikan harga rokok.

Beberapa anak muda penikmat rokok tingwe menjelaskan bahwa, kenikmatan dari rokok tingwe sendiri tidak kalah dengan rokok pabrikan pada umumnya. Para penggemar tingwe juga bisa sesuka hati meracik seberapa perbandingan komposisi antara keduanya, agar terciptanya cita rasa yang digemari.

Baca Juga :  Punya Refluks Asam Atau GERD? Konsumsi 7 Makanan Ini Agar Tak Mengakibatkan Sakit Yang Berlebihan

Tren tringwe sebelumnya pernah muncul pada era 70an. Tingwe kini membudaya lagi dan juga digemari oleh beberapa anak muda perkotaan yang tengah menghemat pengeluarannya di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Tren tingwe di kalangan anak muda juga banyak membuka peluang usaha baru. Tingwe bukan hanya solusi dari kenaikan harga rokok, namun juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi kedai-kedai kopi di beberapa wilayah.

Perbedaan harga yang jauh dibandingkan membeli rokok pabrikan membuat tingwe semakin dicari. Bahkan, dibeberapa Kedai kopi yang ada di Kabupaten Malang turut menawarkan berbagai tembakau dari banyak daerah dengan berbagai rasa.

Kehadiran tingwe di era modern, jika di lihat melalui sudut pandang ekonomi tentu memberikan dampak positif, karena membuka peluang usaha baru bagi para penjual tembakau dan cengkeh eceran yang kini diburu oleh pecinta tingwe.

Baca Juga :  Ikan Kakatua, Ikan Cantik Yang Disebut Tak Boleh Dikonsumsi. Ini Alasannya

Tren rokok tingwe menunjukkan, tidak selamanya kebiasaan yang identik dengan orang tua di zaman dulu, akan ditinggalkan. Ada kalanya tren di masa lampau akan kembali muncul dan digemari anak-anak muda seperti tingwe ini.

Dilansir dari salah satu E-commerce, tembakau linting memiliki harga Rp 16.000 per 40 gram. Adapun kertas papir bisa di dapatkan dengan harga Rp 5.000 untuk 300 hingga 400 lembarnya, serta harga plastik klip ukuran 12 x 20 seharga Rp. 10.800 per 100 lembar. Sehingga, bisnis tingwe ini merupakan salah satu bisnis yang menguntungkan dikala naiknya harga rokok.

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait