Tingkatkan Produktifitas Hasil Pertanian, Pemkab Mojokerto Kerjasama dengan PT Wilmar Padi Indonesia | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Padi Indonesia
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Tingkatkan Produktifitas Hasil Pertanian, Pemkab Mojokerto Kerjasama dengan PT Wilmar Padi Indonesia

SATUKANAL.com, MOJOKERTO Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pertanian menjalin kerjasama dengan PT Wilmar Padi Indonesia dalam upaya meningkatkan produktifitas dan hasil panen padi melalui metode demonstrasi plot (demplot).

Kerjasama ini diharapkan dapat menyejahterakan petani, seiring dengan meningkatkan hasil produksi padi. “Secara spesifik, kerjasama yang dilakukan juga berfokus pada peningkatan produksi padi menggunakan demplot serta pengolahan padi dengan menampung hasil produksi petani.” Ungkap Gunarko selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto.

Teguh Gunarko juga menjelaskan bahwa Metode Demplot merupakan metode yang dilakukan dengan cara memberi penyuluhan langsung kepada petani serta membuat lahan percontohan untuk meningkatkan produktifitas dan hasil pertanian, penggunaan pupuk secara tepat dan berimbang, agar hasil maksimal. Sedangkan sebagai imbal balik, PT Wilmar Padi Indonesia mendapatkan keuntungan dari pengolahan pada para petani.

Program Demplot PT Wilmar Padi Indonesia di Kabupaten Mojokerto tersebar pada 13 titik di 18 Kecamatan. PT Wilmar Padi Indonesia akan memberi setiap hektar lahan dengan pupuk yang berasal dari PT Wilmar Padi Indonesia. Pupuk yang dimaksudkan yaitu pupuk Mahkota sebanyak 50 persen dan 50 persennya lagi menggunakan perawatan petani sendiri. Pupuk Mahkota PT Wilmar Padi Indonesia ini diklaim berhasil meningkatkan produksi padi hingga 33 persen.

Baca Juga :  Resmikan Kampung Tangguh Semeru, Pjs Bupati Mojokerto Himbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

“Sebelumnya, kita sudah melaksanakan di beberapa daerah di Jawa Timur dan berjalan baik. Teknisnya, kami suplai pupuk untuk petani , kalau nanti panen gagal kami siap untuk mengganti kerugiannya. Kalau sukses, kita akan membeli dengan harga pasaran, mengingat pupuk subsidi sekarang agak susah diperoleh,” Ujar salah seorang perwakilan PT Wilmar Padi Indonesia.

Selain itu, PT Wilmar juga bersedia menyuplai pupuk dan menanggung kerugian apabila hasil panen tidak sesuai dengan yang ditawarkan. Hasil panen pun akan dibeli langsung oleh PT Wilmar Padi Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan pada pertemuan dan audiensi bersama Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo di ruang Satya Bina karya (SBK) PemKab Mojokerto.

Baca Juga :  Pemkab Mojokerto dan Pertamina Siap Hadirkan PLB di 10 SPBU

Sementara itu, Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo menyatakan dukungan atas kerjasama tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur menyebutkan panen demplot padi akan mendorong pendapatan para petani. Bahkan, dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata pertanian.

“Nanti, kegiatan panen seperti ini bisa dibuat wisata seperti wisata panen padi. Dengan begitu, kita bisa berdayakan warga sekitar untuk mengelola. Saya rasa kerjasama ini akan mampu mendorong pendapatan petani-petani kita bahkan pendapatan Jawa Timur,” Ungkap Bupati Mojokerto bersama dengan Ketua Dinas Pertanian PemKab Mojokerto, Teguh Gunarko.

 

Pewarta: Adinda A.I.U.
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait