Tingkatkan Pemahaman Riset Mahasiswa, Dosen Berkarya UB Bakal Gelar Pendampingan Penguatan Metode Penelitian Berbasis Online - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dosen Berkarya Universitas Brawijaya (Foto: Dokumentasi Andi Setiawan, Dosen Universitas Brawijaya)
BERITA Kanal Artikel

Tingkatkan Pemahaman Riset Mahasiswa, Dosen Berkarya UB Bakal Gelar Pendampingan Penguatan Metode Penelitian Berbasis Online

Satukanal.com, Malang– Pandemi Covid-19 membatasi ruang gerak ideal riset mahasiswa. Untuk itu, adaptasi dan inovasi harus ada dalam mempertahanankan efektifitas riset.

Salah satu inovasi dalam penelitian yakni dengan penggunaan instrumental digital. Akan tetapi, literasi digital yang kurang memadai menyebabkan mahasiswa tidak dapat mengkonversikan dengan baik penelitian mereka menggunakan instrument digital mutakhir.

Dengan demikian, penguatan literasi digital dalam konteks penelitian harus mampu memberikan pemahaman baru terkait penggunaan instrument penelitian digital hingga metode adaptif yang relevan dengan keterbatasan ruang gerak saat ini.

Berkaca dari hal tersebut, Dosen Berkarya Universitas Brawijaya yang terdiri dari M. Alexander Mujibburrohman, S.IP., M.IP, Andy Ilman Hakim, S.IP., M.IP., Andi Setiawan, S.IP., M.Si, Ruth Agnesia Sembiring, S.Sos., M.A. dan Resya Famelasari S.Sos, M.Soc,Sc bekerjasama dengan Strategik Indonesia mempersiapkan kegiatan-kegiatan kolaboratif sebagai perbekalan pemahaman riset kepada mahasiswa Uiversitas Brawijaya yang tengah memasuki pertengahan masa studi.

Baca Juga :  Vigur Organik Berhasil Tingkatkan Perekonomian Warga Melalui Inovasi Pengelolaan Tanaman Organik

Strategik Indonesia sendiri merupakan sebuah lembaga dengan concern di bidang penelitian, pelatihan dan pendampingan program-program sosial berbasis pemberdayaan masyarakat yang terletak di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Dosen Berkarya Universitas Brawijaya (Foto: Dokumentasi Andi Setiawan, Dosen Universitas Brawijaya)

“Konsep literasi digital mencakup kapabilitas membaca dengan makna dan pemahaman penuh, kemampuan untuk memahami informasi serta mengevaluasi dan mengintegrasi informasi dalam berbagai format yang disajikan dalam komputer. Termasuk, dapat mengevaluasi dan menafsirkan informasi secara kritis,” ungkap Andi Setiawan, Dosen Ilmu Pemerintahan, Unversitas Brawijaya.

Lebih lanjut, Andi menyebutkan bahwa pemanfaatan metode riset berbasis digital dapat menjadi kekuatan baru bagi penelitian sosial, khususnya dalam visualisasi hasil riset, skala penelitian dan intensifikasi waktu penelitian. Hal ini mendorong fleksibilitas riset hingga titik di mana mahasiswa dapat mengambil tema-tema extraordinary dengan cakupan data yang lebih luas.

“Atau menggunakan metode analisis yang lebih inovatif dalam riset sosial seperti social network analysis (SNA) dengan mengaplikasikan instrument-instrumen digital berupa software-software seperti Gephi,” ujarnya.

Baca Juga :  Vaksinasi Kota Malang Capai 99 Persen, Dinkes Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Disebutkan oleh Andi bahwa Kondisi ini memberikan pilihan baru kepada mahasiswa sekaligus sebagai titik lesat perkembangan ilmu pengetahuan sosial, khususnya dalam hal riset sosial.

Namun, perlu penekanan bahwa pendekatan baru ini harus dibarengi dengan pemenuhan kaidah-kaidah ilmiah, validasi data, aspek keterwakilan, pemenuhan infrastruktur dan akses terhadap instrumen digital hingga peningkatan kapasitas dari peneliti sosial. Apalagi, penting untuk menghadirkan kesetaraan kondisi selayaknya riset yang selama ini dilaksnakan di lapangan.

Selain itu, kegiatan Dosen Berkarya ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui kerjasama dengan Strategik Indonesia. Penguatan literasi digital dalam konteks riset diupayakan mampu memberikan pilihan baru kepada mahasiswa untuk lebih inovatif melaksanakan risetnya.

“Secara umum, hal ini akan berimplikasi positif pada warna riset sosial dengan pendekatan-pendekatan yang cenderung baru dan cakupan yang lebih luas,” tegasnya.

 

 

Editor : Adinda

Kanal Terkait