Tingkatkan Kualitas Kopi Petani, Upaya Bangkitkan Kejayaan Kopi Dampit - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tingkatkan Kualitas Kopi Petani, Upaya Bangkitkan Kejayaan Kopi Dampit
STRAIGHT NEWS

Tingkatkan Kualitas Kopi Petani, Upaya Bangkitkan Kejayaan Kopi Dampit

Satukanal.com, MalangPemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus berupaya untuk mengembalikan kejayaan Kopi Dampit. Oleh sebab itu, Pemkab Malang menginginkan komoditas Kopi Dampit kembali menjadi komoditas utama guna membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kabupaten Malang.

Kini, berbagai upaya pun dilakukan Pemkab Malang, salah satunya dengan cara mengedukasi petani kopi. Hal itu dilakukan guna meningkatkan produksi kopi milik para petani agar lebih berkualitas. Selain itu, Pemkab Malang juga memperluas pemasaran produksi kopi dampit hingga mancanegara.

”Kopi Dampit ini memiliki potensi yang luar biasa. Tinggal kita mengedukasi para petani. Mulai dari porses tanam sampai panen,” ujarnya.

Didik Gatot Subroto selaku Wakil Bupati (Wabup) Malang mengatakan, kopi Dampit merupakan salah satu komoditi masyarakat Kabupaten Malang yang pernah menembus pasar internasional. “Kopi di sini luar biasa, kita tinggal mengedukasi petani, supaya kembali ke masa kejayaannya,” ujar Didik.

Baca Juga :  2 Pemuda Jatim Sikat Uang 60 Juta Dollar Bantuan Covid-19 Milik Amerika Diringkus 

Hal tersebut merupakan salah satu alasan Pemkab Malang yang ingin mengembalikan kejayaan kopi Dampit. Didik meyakini, apabila kopi dampit dapat go internasional, maka perekonomian warga setempat pun akan turut mengalami peningkatan.

Dalam upaya mengembalikan kejayaan kopi dampit, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Malang, akan ikut serta dalam melakukan pembinaan pada masyarakat desa setempat.

Tertuang dalam PP Nomor 10 Tahun 2021, upaya pembinaan tersebut akan dilakukan DPMD Kabupaten Malang dengan melibatkan Badan usaha milik desa (BUMDes) pada saat proses penanaman kopi dampit ini.

Untuk dapat memulihkan kembali eksistensi kopi dampit, Pemkab Malang memiliki beberapa kewajiban untuk mendukung terjadinya perputaran ekonomi. Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas perbankan untuk kredit usaha rakyat (KUR) bagi para petani kopi.

“Salah satunya menyiapkan fasilitas perbankan untuk KUR bagi petani. Fasilitas keuangan memang harus digerakkan, Pemerintah desa harus ikut membantu bertanggung jawab akan lebih baik. Untuk itu, proses edukasi panen, pengolahan, penjemuran perlu ditingkatkan lagi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Sepi Gelaran, Penjualan Mawar Kusam

Sebagai informsi, Sejak masa penjajahan Belanda, Kabupaten Malang, khususnya Kecamatan Dampit bagian selatan merupakan daerah penghasil kopi. Kontur tanah yang cocok dengan letak georgrafis yang sesuai, yakni berada di ketinggian 500 hingga 600 meter dari permukaan laut (Mdpl), yang menjadi tanaman kopi di daerah tersebut masih bertahan hingga sekarang.

Saat ini, kopi Dampit juga sudah menembus harga Rp 47.500 perkilonya, yang sebelumnya hanya mencapai Rp 22.000 perkilonya. Bagi anda yang ingin mencoba kopi khas dampit, sekarang kopi ini juga mudah di temui di beberapa kedai kopi atau cafe yang terdapat di kawasan Malang.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska 
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait