Tingkat Keterisian Ruang Isolasi di Kabupaten Kediri Hampir 100 Persen - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tingkat Keterisian Ruang Isolasi di Kabupaten Kediri Hampir 100 Persen
RSUD SLG salah satu RS rujukan covid Kabupaten Kediri (Foto: Anis Firmansyah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Tingkat Keterisian Ruang Isolasi di Kabupaten Kediri Hampir 100 Persen

Satukanal.com, Kediri Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian ruang isolasi Covid-19 di Kabupaten Kediri masuk kategori berbahaya. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri, saat ini tingkat keterisian berada pada angka 80 terkadang hingga 100 persen.

Sekertaris Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudzi, membenarkan perihal penuhnya ruang isolasi di Kabupaten Kediri. Untuk mengatasi hal itu Pemerintah Kabupaten Kediri akan melakukan penambahan tempat tidur pasien di ruang isolasi.

“Zona bahaya di Kabupaten Kediri. Terkait BOR, kita tidak bisa mengatakan penuh 100 persen, sebab harus ada jarak untuk pasien baru,” jelas Slamet kepada Satukanal.com, Rabu, (30/6/2021).

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu, Panen Lotus Jadi Rancu

Dia juga mengungkapkan, dalam setiap lokasi isolasi diusahakan selisih jumlah 36 bed kosong bagi pasien baru. Selanjutnya penambahan jumlah bed pasien, dilakukan sebanyak 30 bed perhari.

Menurut Slamet itu dilakukan untuk mengantisipasi penuhnya ruang isolasi bagi pasien terkonfirmasi Covid-19. “Di RS Darurat, menyediakan jumlah selisih sebanyak 36 orang. Terakhir kita menambah bed 30 per hari di RS SLG” terangnya.

Beberapa ruang isolasi lain seperti RSKK, RS HVA Pare, dan Nurani, nantinya juga akan segera mendapatkan penambahan bed. Bahkan jika memang dibutuhkan rencana pemasangan tenda BPBD akan dilakukan jika memang ruangan sudah tidak memenuhi.

Baca Juga :  Nekat Buka saat PPKM Darurat, Tiga Pengusaha Kafe Jadi Tersangka

“Langkah antisipasinya ada tenda yang sudah dipasang di RS SLG, dan RS Darurat. Ada RS penyanggah yakni RS Aurasyifa, RS Siti Khotijah, RS Surya melati dan sejumlah 9 RS lainnya,” pungkasnya.

 

 

Pewarta: Anis Firmansyah
Editor: Ubaidhillah  

Kanal Terkait