Tingkat Kesadaran Masyarakat Jombang Rendah, Kota Santri Masuk 10 Besar Sebaran Kasus Covid - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Mulai Tahun 2021 Ini, Kemensos RI Hentikan Santunan Kematian Akibat Covid-19
Nakes menguburkan jenazah covid (Istimewa)
BERITA Kanal Straight

Tingkat Kesadaran Masyarakat Jombang Rendah, Kota Santri Masuk 10 Besar Sebaran Kasus Covid

Satukanal.com, Jombang – Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan deteksi dini Covid-19 diduga menjadi sebab tingginya tingkat kematian di Kabupaten Jombang. Tercatat, Kota Santri masuk 10 besar peringkat dengan sebaran kasus tertinggi di Jawa Timur.

Menanggapi hal ini, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab mengatakan, di daerahnya masyarakat banyak yang belum memahami tentang deteksi dini Covid-19.

“Kabupaten Jombang pada bulan Juli 2021, angka kematian di Jatim mencapai peringkat 5 dan 9 untuk nasional,” ucapnya, Senin (9/8/2021).

Bupati mengimbau agar masyarakat tidak takut berobat. Menurutnya, saat ini masyarakat masih takut untuk berobat ketika dirinya merasakan sakit. Entah untuk berobat dan pergi ke rumah sakit, tes swab, vaksin.

“Lambatnya deteksi dini, akan sangat beresiko. Jika penanganan terlambat dan ketika sudah parah baru di rujuk ke rumah sakit akan sangat beresiko kemungkinan selamat juga menipis,” ujarnya.

Baca Juga :  PPKM Jombang Level 3, PTM Terbatas Segera Dibuka

Politisu PPP ini juga menyebut, dalam kondisi genting sekrang, yang dibutuhkan adalah kejujuran dan kesadaran bersama mengenai kondisi kesehatan masing-masing.

“Bagi masyarakat yang sakit dan menunjukan gejala Covid-19 segera menghubungi pihak kesehatan terdekat,” tambahnya.

Apalagi, fasiliras isolasi terpusat (isoter) juga sudah disiapkan bagi masyarakat yang mungkin mengalami gejala ringan Covid 19.

Lebih lanjut, dirinya mengira, salah satu penyebab kematian tinggi yaitu proses isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Sebab itu, kemungkinan tempat untuk isoman kurang mewadahi dari segi fasilitas kesehatan dan perawatannya. Sehingga pihaknya berharap, masyarakat tak perlu takut untuk menajalani isolasi terpusat (isoter) yang disediakan pemerintah di setiap kecamatan di Jombang.

Baca Juga :  Dipantau Jokowi, Ribuan Santri di Jombang Ikuti Vaksinasi Merdeka

“Di rumah sehat semua kebutuhan akan dipenuhi. Maka jangan takut untuk isoter dan jangan memaksakan diri untuk isoman,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kasus kematian Covid-19 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada bulan Juli 2021 sangat tinggi. Dari data yang dilangsir dari Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional tercatat 566 orang meninggal, jumlah tersebut membuat Kabupaten Jombang masuk dalam 10 besar kasus kematian Covid-19 tertinggi. Tepatnya Kabupaten Jombang masuk dalam peringkat 9 Nasional.

 

 

Pewarta: Anggit Puji
Editor: Ubaidhillah

Kanal Terkait