Timbulkan Polemik, Nama 'Red Army' Akan Diganti - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Timbulkan Polemik, Nama ‘Red Army’ Akan Diganti

Satuchannel.com, Kota Malang – Terkait viralnya pencopotan bando komunitas Red Army kemarin oleh Satpol PP Kota Malang, yang juga menimbulkan polemik dengan tafsiran lambang yang dianggap mewakili ideologi komunis, hari ini Ketua Red Army, Peni Suparto mengadakan pertemuan untuk menglarifikasi terkait hal itu, Rabu (5/7). Bertempat di Resto Batavia yang berada di Jalan Bandung D, Peni menjelaskan bahwa nama Red Army akan diganti menjadi Garda Pancasila dan sekaligus akan launching pada 10 Juli mendatang.

Ia menambahkan, terkait adanya tafsiran yang mengidentikan Red Army dengan pasukan merah milik China maupun Rusia itu bukanlah hal yang benar dan tidak ada hubungannya. Menurutnya, Red Army justru merupakan komunitas masyarakat yang sangat menjunjung tinggi nilai – nilai pancasila dan berkomitmen menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Dinkes Kota Malang Jamin Aman, 100 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Didistribusikan

“Bahkan secara muqodimah kami tekankan pentingnya pancasila, UUD, dan menjaga NKRI. Kami Pancasila-an, kami nasionalis tulen, justru ketika ada yang anti pancasila kami akan berdiri garda depan dengan Polri dan TNI,” tukas Suami dari Hery Pudji ini.

Sementara itu, terkait simbol bintang yang juga sempat dipermasalahkan, ia menyebut bahwa simbol tersebut dimaksudkan untuk mencerminkan bahwa anggota dari Red Army ini merupakan pribadi yang berketuhanan.

“Seperti Bintang pada tubuh pancasila, simbol bintang pada red army mengartikan jika kami dan semua anggota adala manusia yang berketuhanan. Salahnya dari mana? Saya akan bertanggung jawab penuh,” ungkapnya.

Selain itu, ditanya mengenai tujuan memasang bando Red Army di sejunlah titik di Kota Malang yang akhirnya dicopot paksa oleh Satpol PP kemarin, Peni mengatakan bila pemasangan itu adalah sebagai sambutan karena pada 10 Juli mendatang akan menggelar Deklarasi Garuda Pancasila.

Baca Juga :  Wabup Ajak Pengusaha Muda Investasi di Kabupaten Malang

“Terkait pemasangan baliho itu karena tanggal 10 nanti akan ada acara halal bihalal sekaligus deklarasi,makanya dipasang itu,” tuturnya.

Selain membocorkan pergantian nama Red Army menjadi Garda Pancasila, pada kesempatan itu juga pula pria yang kerap disapa Ebes Inep ini bersama anggota Red Army yang hadir menunjukan pada awak media desain baru yang akan juga segera dilaunching 10 Juli Mendatang itu. Adapun bentuknya adalah bintang berwarna kuning di tengah dengan latar belakang warna hitam. (Iqb)

Kanal Terkait