TIM DVI Polda Jatim Lakukan Pengambilan Sampel DNA Ibu Kandung Korban Asal Kediri, dalam Tragedi Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
TIM DVI Polda Jatim, Lakukan Pengambilan Sampel DNA Ibu Kandung Korban Asal Kediri
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

TIM DVI Polda Jatim Lakukan Pengambilan Sampel DNA Ibu Kandung Korban Asal Kediri, dalam Tragedi Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air

Satukanal.com, Kediri – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur, melakukan pengambilan sampel DNA keluarga korban kecelakaan pesawat penumpang Sriwijaya Air SJ 182, di Jalan Yos Sudarso, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (11/01/2021).

Diketahui korban asal Kediri, bernama Rahmania Eka Nanda (40), akan dilakukan pengambilan sampel DNA, dalam bentuk Darah dan Swab, kepada ibu kandung bernama Nanik Mardiati. Selanjutnya, sampel akan digunakan untuk menyesuaikan penemuan korban jenazah yang dibawa di Rumah Sakit Kramatjati, Jakarta.

“Selanjutnya, akan kami kirim sampel tersebut ke laboratorium DNA di Jakarta Pusdokkes (Pusat Kedokteran dan Kesehatan) Polri. Nanti akan dibantu dari TNI AU yang akan mengirimkan langsung sampel tersebut ke Jakarta,” kata Pembina Kaur DVI Biddokkes Polda Jatim, Yurika Artanti, kepada Satukanal.com, Senin (11/01/2021).

Baca Juga :  Siap-siap, Sekolah Tatap Muka di Kediri Segera Diberlakukan

Proses selanjutnya akan dilakukan oleh Pusdokkes dari organ dalam yang akan menyampaikan hasil pencocokan sampel DNA tersebut. Pihaknya mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan hanya sebatas membantu untuk pengambilan sampel dari Tim DVI Biddokkes Polda Jatim.

Pihak yang terlibat dalam kegiatan pengambilan sampel DNA Senin (11/01/2021), Tim DVI Polda Jatim, perwaikilan Rumah Sakit TNI AU, dan Polres Kediri. Disebutkan juga, pihak dari Maskapai Sriwijaya Air juga telah berkomunikasi terkait pengambilan sampel DNA korban.

Lebih lanjut, dua korban lain kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 bernama Fazzila Ammara (6) dan Fathima Ashalina (2,5), yang juga merupakan cucu dari Nanik Mardiati, akan dilakukan pengambilan sampel DNA dari sang ayah perwira Angkatan Udara Kolonel Tek Ahmad Khaidir.

Baca Juga :  Satgas Covid Kediri Sebut Tidak Ada Lonjakan Pasien Pasca Inkubasi Libur Panjang

“Ini nanti akan dicocokkan dengan ibunda Rahmania. Tapi kalau cucunya, akan dicocokkan degan ayah kandung anak tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Dwi Agung selaku paman korban, berharap agar kasus penemuan pencarian korban pesawat Sriwijaya Air cepat ditemukan. Lebih lanjut, informasi dari kasus kecelakaan pesawat tersebut secara keseluruhan diserahkan kepada kedua adik korban yang berada di Jakarta.

“Setelah pemeriksaan, kita berharap agar cepat selesai. Ketika sudah ditemukan sudah selesai. Untuk kontak kita serahkan di Jakarta, ada dua adik korban Nina dan Vika diposko. Kita tunggu informasi saja,” tutupnya.

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait