Tiga Poin, Fokus Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Kediri | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tiga Poin, Fokus Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Kediri
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Tiga Poin, Fokus Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Kediri

SATUKANAL.com, KEDIRI – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Covid-19 Kabupaten Kediri, akan mengupayakan tiga poin fokus utama dalam percepatan penanganan covid-19, hasil Rapat Koordinasi (Rakor) awal tahun 2021.

Sekertaris Satgas Percepatan Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi, menyampaikan optimisme menekan angka penyebaran covid-19 di Kabupaten Kediri. Tiga poin fokus penanganan percepatan, pertama  meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

Hal tersebut diakibatkan menurunnya kepatuhan dimasyarakat. “Disamping mengedukasi masyarakat, kami dengan Kepolisian, TNI, dan Satpol-PP, fokus dalam operasi yustisi. Artinya tindakan tegas harus kami lakukan agar masyakarat patuh terhadap protokol kesehatan,” ucap Slamet Turmudi kepada Satukanal.com, (6/1/2021).

Baca Juga :  Hand Sanitizer vs Cuci Tangan, Mana Yang Lebih Ampuh Cegah Virus Covid-19?

Lanjut untuk fokus penanganan percepatan Covid-19 kedua, pihaknya akan mempersiapkan ruang isolasi besar tingkat Kabupaten. Sebab dengan isolasi mandiri saat ini akan berpotensi memberikan penularan yang tidak disengaja. Sehingga pengawasan akan lebih ketat.

Dengan demikian akan lebih cepat mencegah penularan dari pasien yang yang telah terkonfirmasi. Lanjut yang ketiga, pihaknya akan menyiapkan Rumah Sakit (RS) darurat tambahan yang saat ini dalam keadaan melebihi kapasitas.

“RS darurat itu juga sebagai langkah penanganan. Pasien yang sakit, akan cepat kita obati. Dengan tiga langkah ini, optimisme lebih tinggi dalam langkah penurunan angka dalam  penanganan covid-19 di kabupaten Kediri,” terangnya.

Baca Juga :  Waspada! Begini Gejala Varian Baru Virus Corona

Dia juga menambahkan, terkait dengan kedatangan vaksinasi tidak boleh menjadi alasan masyarakat menjadi abai terhadap protokol ksehatan. Diketahui tahap pertama akan diutamakan untuk para tenaga kesehatan, jadi masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan.

“Kami berlakukan Operasi Yusitisi secara ketat. Selain itu, pembelajaran tatap muka sekolah juga belum kita rekomendasikan. Wisata juga tetap konsisten untuk yang dikelola pemerintah masih belum kita buka,” tutup Slamet.

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait