Tiga Kali Gempa Susulan, BMKG Terima Laporan Kerusakan Rumah - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tiga Kali Gempa Susulan, BMKG Terima Laporan Kerusakan Rumah
ilustrasi gempa/foto: pinterest
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Tiga Kali Gempa Susulan, BMKG Terima Laporan Kerusakan Rumah

Satukanal.com, Jakarta– Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 terjadi pada Jumat (21/05/2021) pukul 19.09. Data BMKG, episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,63 LS dan 112,34 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 57 km arah Tenggara Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada kedalaman 110 km.

Setelah gempa tersebut, ada sejumlah gempa susulan. “Hingga hari Jumat, 21 Mei 2021 pukul 20.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan sebanyak  2 Kali (aftershock) dengan magnitudo 3,1 dan 2,9,” kata Bambang Setiyo Prayitno, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam siaran pers yang dirilis BMKG. Data terakhir, tak berselang lama, ada satu kali lagi gempa susulan, dengan magnitudo 3,1.

Bambang menambahkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam lempeng Eurasia. Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempabumi tersebut memiliki mekanisme sesar naik kombinasi geser (oblique thrust fault ).

Baca Juga :  Peralihan ke Musim Kemarau, Kabupaten Malang Kini Makin Dingin

BMKG Terima Laporan Kerusakan di Blitar

Dari hasil pemantauan BMKG, guncangan gempabumi ini dirasakan di Blitar V MMI. Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk: orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Selain itu, BMKG juga menerima informasi gempa terasa di Karangkates, Sawahan, Ngajuk, Lumajang, Tulungagung, Malang IV MMI , Banyuwangi, Pasuruan, Ponorogo, Mataram, Trenggalek, Pacitan, Bantul, Sleman, Kulonprogo, Pacitan, Kuta, Denpasar, Gianyar, Lombok Barat, Ngawi, Tabanan, Jembrana III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Magelang, Cilacap, Pasuruan, Wonogiri, Klaten, Lombok Tengah, Surabaya, Purworejo, Karangasem II MMI (Getaran dirasakan leh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Baca Juga :  Pembangunan Tak Sembarangan, Lahan Kota Batu Kini Masih Hijau

“Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Berdasarkan data sementara tercatat kerusakan ringan pada beberapa bangunan fasilitas umum dan rumah warga,” ujar Bambang.

Kendati demikian, Bambang meminta  masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” ungkap Bambang.

 

 

Sumber : Press Release BMKG
Penulis : Danu Sukendro

Kanal Terkait