Tidak Disangka, Ini 5 Manfaat Musik Metal Bagi Kesehatan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tidak Disangka, Ini 5 Manfaat Musik Metal Bagi Kesehatan
Suasana konser band Seringai (Foto: Instagram Seringai)
BERITA Kanal Artikel Kanal Highlight

Tidak Disangka, Ini 5 Manfaat Musik Metal Bagi Kesehatan

Satukanal.com, Nasional– Meski terbilang berbeda dengan musik lainnya. Musik metal memiliki manfaat bagi kesehatan apabila didengarkan. Musik yang memiliki alunan nada paling keras dengan dentuman bertubi-tubi ini biasanya memiliki suara gitar yang memekakkan telinga serta vokalis dengan suara yang melengking.

Musik metal seringkali dianggap sebagai sebuah ekspresi kemarahan yang agresif. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan musik keras sebenarnya bisa membuat seseorang lebih bahagia dan lebih sehat.

Termasuk musik-musik heavy metal yang banyak dikaitkan dengaan amarah dan kekacauan, bisa memberikan ketenangan jiwa manusia dan mengubah suasana hati yang buruk menjadi positif. Berikut 5 manfaat dari musik keras seperti metal bagi kesehatan manusia:

1. Meningkatkan Kinerja Otak

Sejumlah penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 dan diterbitkan dalam Journal of Educational Psycology menunjukkan korelasi antara belajar memainkan alat musik dan peningkatan IQ. Studi terbaru yang berfokus pada remaja telah menunjukkan bahwa siswa musik menunjukkan peningkatan dalam belajar bahasa.

Berbagai penelitian juga menemukan banyak manfaat dalam belajar bermain musik. Misalnya, telah dikemukakan bahwa laithan bermusik meningkatkan penalaran verbal, memori, melek huruf dan pembelajaran spasial.

2. Membuat Bahagia

Sebuah studi tahun 2015 yang dilakukan oleh jurnal ‘Self and Identity’ pada kehidupan penggemar heavy metal tahun 80-an mengungkapkan bahwa jenis musik memang dapat memiliki dampak positif pada pendengar.

Baca Juga :  Terbaru! Kominfo dan OJK Blokir 151 Pinjol Ilegal serta 4 Platform Investasi

Di masa tersebut, musik heavy metal cukup kontroversial karena dianggap oleh berbagai kelompok agama disebut sebagai pemujaan setan. Studi tersebut melibatkan 377 orang dewasa yang diberi sejumlah pertanyaan terkait kehidupan mereka selama tahun 80-an dan setelahnya.

Penggemar heavy metal di antara mereka diketahui lebih bahagia dan memiliki sedikit rasa penyesalan, dibanding orang-orang yang mendengarkan genre musik lain, atau yang nggak mendengarkan musik sama sekali.

3. Membantu Mengatasi Depresi

Menurut studi di Journal of Psychology of Popular Media, musik heavy metal ternyata bisa membantu penggemarnya menghadapi pemikiran soal kematian. Rasa identitas yang diciptakan melalui musik tersebut ternyata bisa memberi penggemarnya arti pada kehidupan mereka.

Perasaan itu yang membantu para penggemarnya menghadapi konsep kematian mereka sendiri. Penemuan dalam studi ini juga mendukung pemikiran psikologis yang disebut Terror Management Theory (TMT).

Dalam pemikiran psikologis tersebut nilai-nilai budaya membantu masyarakat mengatur prospek kematian mereka dengan memberikan kehidupan yang bernilai dan memiliki tujuan. Apalagi bagi orag-orang yang depresi yangcenderung mengakhiri kehidupannya, tentu dengan mendengarkan musik ini akan memberikan dampak.

4. Menghilangkan Stress

Sementara banyak orang mungkin berpikir bahwa kerasnya musik heavy metal nggak akan bisa mengurangi stres, sebuah penelitian yang dilakukan di Australia mengungkap fakta sebaliknya.

Baca Juga :  6 Warna Urine ini Bisa Tunjukan Penyakit di Tubuhmu

Universitas Queensland di Brisbane menemukan bahwa mendengarkan musik rock yang agresif memungkinkan orang untuk memproses kemarahan mereka dengan lebih baik, serta membuat mereka lebih bersemangat dan aktif.

Dalam hal ini, hampir setiap genre musik memiliki kemampuan yang bisa mengurangi stres dan untuk relaksasi. Perlu dicatat bahwa selama menikmati musik yang didengarkan, tingkat kecemasan dan stres seseorang bisa berkurang.

5. Membantu Pendinginan Usai Olahraga

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Journal of Strength and Conditioning Research menunjukkan bahwa mendengarkan musik heavy metal juga membantu selama pendinginan.10 peserta dipilih untuk dipantau selama pendinginan saat mereka melakukannya dengan dan tanpa mendengarkan musik.

Saat uji darah, ditemukan bahwa tingkat laktat mereka turun dengan cepat ketika mendengarkan musik setelah latihan. Para partisipan ini juga mengaku merasa jauh lebih baik ketika mereka mendengarkan musik selama pemanasan, daripada tanpa musik.

Walaupun banyak yang menganggap musik metal adalah musik setan karena liriknya yang terkadang berbau kematian ataupun terlalu keras dan bising untuk didengarkan. Namun, nayatanya ada manfaat musik metal bagi kesehatan seperti ualsan di atas.

 

Pewarta : Adinda

Kanal Terkait