Tetapkan Tujuh Tersangka, Bareskrim Sita Rp647 Juta dari Brankas Bupati Nganjuk - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Tetapkan Tujuh Tersangka, Bareskrim Sita Rp647 Juta dari Brankas Bupati Nganjuk
Kabareskrim Mabes Polri Komjen (pol) Agus Andrianto dalam konferensi pers di gedung KPK/foto: yotutube KPK
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Tetapkan Tujuh Tersangka, Bareskrim Sita Rp647 Juta dari Brankas Bupati Nganjuk

Satukanal.com, Nasional– Setelah 1×24 jam penangkapan, akhirnya Bareskrim Mabes Polri menetapkan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat sebagai tersangka. Selain Novi, Bareskrim juga menyeret enam tersangka lain; empat camat aktif di Kabupaten Nganjuk, seorang mantan camat serta ajudan bupati. Mereka terlibat dalam kasus jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Dalam konferensi pers yang di gedung KPK pada Senin, 10 Mei 2021 petang, Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto menyebut inisial empat camat; antara lain; DUK, camat Pace; ES, camat Tanjunganom; HAR, camat Berbek dan BS, camat Loceret. Petugas juga mengamankan EBW, mantan Camat Sukomoro serta MIM Ajudan Bupati Nganjuk.

“Tujuh orang dengan Bupati NRH menjadi tersangka. Untuk modusnya, seluruh camat dan satu mantan camat menyerahkan uang kepada ajudan pribadi bupati, dan dari ajudan uang itu diserahkan kepada bupati,” jelas Agus.

Baca Juga :  Pemeran Zahra Jadi Sorotan Publik, Bagaimana Nasib Sinetron Suara Hati Istri?

Dia juga mengatakan dari hasil pemeriksaan petugas dari Bareskrim menyita sejumlah uang senilai Rp. 647 juta dari brankas pribadi bupati Nganjuk. Selain uang tunai, petugas juga menyita 8 unit telepon genggam dan satu rekening bank salah satu tersangka.

Agus juga mengatakan, tindak pidana ini sudah dilaporkan ke KPK dan Bareskrim pada Maret 2021 lalu dan ditindak lanjuti dengan penyelidikan pada bulan April 2021, selanjutnya melakukan penangkapan pada bulan Mei ini.

“Informasi awal sejak Maret itu ada yang melapor ke KPK dan ke Bareskrim, lalu kita tindak lanjuti dengan pengintaian sejak 13 April oleh KPK dan 16 April dari kami Bareskrim juga mengintai dan ternyata info itu benar adanya dan pada 9 Mei kita amankan,” katanya.

Baca Juga :  Gerhana Matahari Cincin Terjadi Besok, Wilayah Mana Yang Bisa Menyaksikan?

Lebih lanjut, Agus menyebut atas tindakannya seluruh tersangka terancam dengan persangkaan pasal 5 ayat 1, Huruf A atau B, pasal 11 dan 12 B, UU nomor 31 tahun 99 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 junto pasal 55 ayat 1, dengan ancaman hukuman penjara dari 1 tahun hingga seumur hidup.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan dari KPK dan Bareskrim Mabes Polri melakukan operasi tangkap tangan Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat pada Minggu, 9 Mei 2021. Bupati yang masuk jajaran Bupati terkaya itu diduga ditangkap di Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk dengan sejumlah barang bukti.

 

 

 

Pewarta : Ubaidhillah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait