SATUKANAL.COM
Tes CPNS di Kediri Digelar Dengan Protokol Kesehatan Ketat
Pengetesan Suhu tubuh untuk memenuhi protokol kesehatan saat sebelum tes CPNS di Kediri
ADVERTORIAL BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Tes CPNS di Kediri Digelar Dengan Protokol Kesehatan Ketat

SATUKANAL.com, KEDIRI – Kabupaten Kediri kembali menjadi tempat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2020. Sama dengan tahun sebelumnya, tes kali ini juga dilakukan di area Gedung Pertemuan SLG.

Karena di tengah pandemi, gelaran ujian CPNS dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan. Peraturan tersebut diterapkan mengingat situasi pandemi Covid-19 yang masih terus meningkat.

Tak hanya itu, efek pandemi membuat perubahan jadwal pelaksanaan SKB ini, yang harusnya bulan Maret akhirnya dilaksanakan pada bulan ini.

Tauchid Jatmiko, Kepala Kantor Regional Dua Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Timur mengatakan, keseluruhan peserta tes mematuhi aturan protokol kesehatan yang ada.

Aturan tersebut seperti menjaga jarak (Physical distancing), memakai masker, menggunakan Face Shield, dan ketika memasuki ruangan tidak bergerombol serta tetap berbaris dengan rapi.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Kediri Fasilitasi 4.138 Pemilih Disabilitas

“Saya kira ini yang saya harapkan, semoga hingga pada tahap akhir penyelenggaraan, aturan itu tetap dijaga. Dan juga pada saat pulang saya harap tetap dijaga juga seperti itu. Tidak perlu bergerombol ataupun bercengkrama menenyakan soal dan nilai. Itu nanti lewat whatsaap saja,” katanya.

Selain itu dalam penyelenggaraan SKB ini ia juga mengungkapkan untuk tidak mengadakan Live Scoring hasil peserta ditempat lokasi ujian.

Yang ada dilokasi ujian, hanya ada peserta dan panitia. Sedangkan pengunjung dan pengantar bisa langsung melihat Live Scoring di streeming Youtube.

“Dan pada penyelenggaraan kali ini tidak kita sediakan Monitor Live Scorring seperti Waktu-waktu lalu. Kita menyediakan Live Streaming di Youtube supaya dapat dilihat secara langsung dimana saja,” ungkapnya.

Baca Juga :  Brigif 16 Wirayudha Ingin Wujudkan Sinergitas Kota dan Kabupaten Kediri, dalam Penanganan Covid-19

Tauchid juga berpesan agar para peserta selalu mentaati protokol covid-19 dengan 3 M yaitu Mencuci tangan, Memakai masker, dan Mwnjaga jarak.

ia menambahkan, untuk para peserta agar jangan percaya bila ada Pihak-pihak yang menjanjikan dapat diterima atau membantu dalam penerimaan ini.

“Jadi selain protokol kesehatan, jangan percaya oknum palsu. Harus percaya dan berdoa. Yakin pada diri sendiri, kalau mampu dan Tuhan yang hanya dapat membantu untuk menjadi PNS yang profesional. Sehingga nantinya dapat turut serta mendukung Kabupaten Kediri yang sejahtera,” tutup Tauchid.

 

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait