Tertunda Lama, Ratusan Jamaah Umrah Jombang Siap Diberangkatkan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Jamaah umrah di Jombang saat lakukan manasik haji
BERITA Kanal Straight

Tertunda Lama, Ratusan Jamaah Umrah Jombang Siap Diberangkatkan

Satukanal.com, Jombang – Sempat tertunda kurang lebih dua tahun lamanya, ratusan jamaah umrah Kabupaten Jombang akhirnya akan diberangkatkan.

Nur Kholis, Pengelola Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) PT An-Namiroh Jombang mengatakan pihaknya mengaku siap, menyambut keberangkatan perdana jamaah umroh pasca tertunda lama akibat pandemi Covid 19. 

“Kami menyiapkan apapun persyaratan nya agar jamaah kami tidak kendor untuk berangkat ke Saudi Arabia untuk umroh perdana ini,” ucapnya saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (11/1/2022). 

Pada pemberangkatan perdana ini, jamaah umrah yang akan berangkat dari kelompok bimbingannya berjumlah 180 jamaah. Terbagi menjadi 4 grup, satu grupnya berisi 45 jamaah. 

Nantinya para jamaah akan berangkat pada tanggal 15 Januari 2022. “Untuk besok kita siap 4 group, satu group terdiri 45 Jamaah kurang lebih ada 180 jamaah,” ujarnya. 

Untuk segala persiapan yang dibutuhkan, ia mengaku telah menyiapkan semua fasilitas yang sekiranya dibutuhkan oleh para jamaah. Seperti sertifikat vaksin dan aplikasi. 

Baca Juga :  Hari ini, Ribuan Massa Jaga Ketat Ponpes Shiddiqiyyah di Jombang

“Kita siapkan sertifikat vaksin, aplikasi, dan skrining yang nanti diberlakukan di Jakarta. Kita juga sudah siapkan semua berkasnya,” katanya. 

Ratusan jamaah asal Kita Santri ini nantinya akan diberangkatkan dari Jombang menuju Jakarta, setelah itu par jamaah lalu menuju ke asrama haji untuk melakukan skrining dan menuju ke bandara Soekarno Hatta menuju Madinah, Saudi Arabia.

“Tanggal 13 berangkat dari sini (Jombang) lalu tanggal 15 kita berangkat dari Jakarta ke Madinah,” terangnya. 

Untuk kuota, Kholis menyebut saat ini memang masih ada pembatasan, jamaah haji masih dibatasi 400 jamaah. Lebih lanjut ia mengatakan biasanya jika situasi normal kuota bisa mencapai 2000 jamaah. 

“Jadi memang ada pembatasan. Sehingga jamaah harus sabar. Untuk biaya sendiri, kenaikannya kurang lebih prokesnya saja untuk biaya awal sama. Hanya untuk prokes nambah biaya. Dari mulai karantina, PCR swab, itu semua diluar biaya umrah,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Dua Siswa SD juga Dirawat di Rumah Sakit Jombang Usai Disuntik Vaksin

Sebelumnya pelaksanaan ibadah umrah yang dijadwalkan pada bulan Desember 2021, harus ditunda hingga awal tahun 2022 mendatang. 

Alasannya, karena menunggu penyebaran Covid 19 varian Omicorn mereda. Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag (Kementerian Agama) Jombang, M. Salim Basawad. 

Ia menjelaskan, hal tersebut sesuai dengan terbitnya surat pembatalan secara resmi dari Kemenag Pusat melalui Kanwil Kemenag Provinsi  Jawa Timur. 

“Ibadah umrah akan ditunda awal tahun depan,” ucapnya, Selasa (28/12/2021). 

Sejatinya, pihak Kemenag menjadwalkan keberangkatan ibadah umrah akan dilakukan pada bulan Desember tahun ini. Namun, karena adanya himbauan dari Presiden dan Menag (Menteri Agama) keberangkatan harus ditunda. 

 

 

Pewarta: Anggit Puji 

Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait